Empat Pelaku Jambret di Lubuk Baja Batam Ditangkap, Semuanya Residivis

- Senin, 7 Juni 2021 | 20:41 WIB
IMG-20210607-WA0039
IMG-20210607-WA0039

Batam (HK) – Empat orang pelaku pencurian dengan kekerasan dan penadahan atau jambret di dekat Foodcourt Utama Lubuk Baja Kota Batam berhasil ditangkap oleh Subdit III Dit Reskrimum Polda Kepri.

"Empar orang pelaku tersebut berinisial CB, AT, SA dan OS," ucap Dir Reskrimum Polda Kepri, Kombes Pol Arie Dharmanto didampingi Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Harry Goldenhardt saat Konferensi Pers di Polda Kepri. Senin (7/6/2021).

Disampaikan Kombes Pol Arie, kejadian jambret itu pada Sabtu (5/6/2021) sekitar jam 23.00 wib. Yang menjadi korbannya merupakan pasangan suami istri berinisial H dan MA warga perumahan Baloi Indah kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam.

"Terhadap keempat tersangka ini baru kita amankan pada pagi tadi dan kita masih melakukan pengembangan. Ini akan terus kita didalami terkait TKP lainnya, semua para tersangka merupakan residivis yang melakukan kejahatannya dengan cara melukai korban," ungkapnya.

Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Harry Goldenhardt menjelaskan, modus operandi dari tersangka adalah kedua tersangka berinisial CB melakukan pencurian dengan kekerasan dengan cara menggunakan sepeda motor, kemudian menjambret barang milik korban.

Sedangkan tersangka inisial AT yang juga menggunakan sepeda motor berperan melakukan pemantauan dan mengawasi dari belakang.

"Setelah berhasil mengambil barang milik korban Inisial CB dan AT melarikan diri dan menjual hasil barang curiannya melalui tersangka inisial SA kepada inisial OS," ujar Harry.

Dijelaskan Harry, kronologis penangkapannya adalah pada Minggu (6/6/2021) Tim Opsnal Subdit III Ditreskrimum Polda Kepri mendapatkan Informasi bahwa ada penjualan Handphone yang ciri-cirinya mirip dengan Handphone milik korban.

Kemudian tim langsung menuju ke TKP tersebut dan melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan Inisial CB dan pada diri tersangka diamanakn uang tunai sebesar Rp650 ribu. Uang tersebut merupakan hasil dari penjualan handphone milik korban.

"Kemudian tim melakukan pengembangan terhadap tersangka yang lain dan berhasil mengamankan AT dan SA di warnet Ruko Marbella 1 dan didapatkan barang bukti uang sebesar Rp300 ribu, satu buah sangkur dan 1 unit sepeda motor yang digunakan memantau saat kejadian," paparnya.

Lanjutnya, kemudian tim melakukan pengembangan untuk mencari barang bukti lainnya sehingga diamankanlah tersangka Inisial OS di Perumahan Cipta Garden Sekupang Batam.

Barang bukti hasil curian berupa handphone merk Oppo Reno yang dijual oleh SA sebesar Rp 2 juta kepada Inisial OS. Keempat tersangka ini beserta barang bukti langsung di bawa ke Polda Kepri untuk pemeriksaan lebih lanjut.

"Terhadap keempat tersangka ini diterapkan pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara serta tindak pidana penadahan 480 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 4 tahun penjara," pungkasnya. (dam)

Editor: fery haluan

Terkini

Capaian Vaksinasi Tinggi, Jokowi Apresiasi Batam

Kamis, 23 September 2021 | 12:25 WIB

Rutan Batam Yakinkan Zero HP dan Barang Lainnya

Selasa, 21 September 2021 | 13:46 WIB

Gubernur Kepri Tawarkan Potensi Wisata Alif Stone Natuna

Selasa, 21 September 2021 | 09:54 WIB

Gubernur Kepri: MUI Mitra Strategis Pemerintah

Sabtu, 18 September 2021 | 17:48 WIB
X