PPKM Dilonggarkan, Pasa Ateh Bukittinggi Masih Sepi Pembeli

- Minggu, 10 Oktober 2021 | 07:42 WIB
Pasa Ateh Bukittinggi. (harianhaluan.com)
Pasa Ateh Bukittinggi. (harianhaluan.com)

Pasa (Pasar) Ateh Bukittinggi merupakan salah satu pusat pertokoan terbesar di Sumatra Barat. Setelah revitalisasi dan pembangunan ulang pasca terbakar hebat Oktober 2017 lalu, nafas perekonomian pasar atas belum sepenuhnya pulih.

Diresmikan di tengah pandemi pada Juni 2020 lalu, membuat pedagang merasa masalah baru muncul.

Baca Juga: PPKM Kepri Turun Level, Jalan Bagi PHRI Mempromosikan Pariwisata


Hingga kini, Pasa Ateh masih berusaha meningkatkan perekonomian dari sektor perdagangan yang sempat terpuruk.

Nyatanya, semenjak pelonggara Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), daya beli masyarakat masih jauh dari harapan.

Baca Juga: Gubernur Kepri: Raih Kembali Prestasi Pariwisata Kepri

Seperti yang diutarakan Fadhel, salah satu pedagang di pusat pertokoan Pasa Ateh, walaupun PPKM sudah longggar, tapi pasar masih sepi.

"Kondisi sudah tidak seperti dulu (sebelum terbakar), cuma setelah longgarnya PPKM sudah banyak yang lalu lalang di dalam pasar. Tapi yang membeli masih sepi," tuturnya kepada Harianhaluan.com, Sabtu, 9 Oktober 2021.

Baca Juga: Penerapan Transaksi Nontunai di Batam Harus Dimaksimalkan

Halaman:

Editor: Feri Heryanto

Tags

Terkini

Pelatihan UMKM di Batam Perlu Ditingkatkan

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 18:43 WIB

Bea Cukai Batam Lelang Mobil Mewah

Rabu, 13 Oktober 2021 | 11:16 WIB

September 2021, Batam Mengalami Inflasi 0,33 Persen

Senin, 11 Oktober 2021 | 14:26 WIB

Pemko Batam Hapus Denda Pajak Bagi Pelaku Usaha

Kamis, 23 September 2021 | 15:51 WIB
X