Panbil Group Kembangkan Kawasan Industri dan Hunian Baru Seluas 50 Hektar

- Kamis, 28 Oktober 2021 | 15:30 WIB
Ilustrasi kawasan hunian baru yang akan dibangun oleh Panbil Group di kawasan Panbil Kota Batam. (istimewa)
Ilustrasi kawasan hunian baru yang akan dibangun oleh Panbil Group di kawasan Panbil Kota Batam. (istimewa)

Batam (HK) - Panbil Group, melalui unit usaha pengembang dan pengelola kawasan melakukan persiapan untuk pembangunan kawasan industri dan hunian diatas lahan seluas kurang lebih 50 hektar di wilayah panbil Kota Batam.

Direkur Lingkungan Panbil Group, Teddy Tambunan mengatakan, hal itu sebagai bagian dari kontribusi Panbil Group dalam mendukung kebijakan dan upaya pemulihan ekonomi regional di masa pandemi ini.

Baca Juga: Wuih! Kisah Hidup Mo Salah Masuk Kurikulum Sekolah Mesir

Pengembangan kawasan industri itu sebagai jawaban atas kebutuhan investor yang memerlukan lahan untuk merintis maupun mengembangkan usaha di Batam. Begitu juga dengan kawasan hunian, dimana pembangunan unit-unit baru diharapkan dapat memenuhi permintaan customer potensial.

Pengembangan itu telah direncanakan secara matang, dimana permohonan perluasan lahan tersebut diajukan pada 2015 kepada BP Batam, selaku lembaga yang bertugas dan berwenang di bidang perizinan, pembinaan dan pengawasan kegiatan pengelolaan, pengembangan, dan pembangunan di kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas Batam.

Baca Juga: DJ Una Resmi Bercerai

"Setelah kami melengkapi seluruh persyaratan yang diperlukan, permohonan tersebut disetujui oleh BP Batam pada 2018, dengan pelaksanaan pengembangan diinisiasi diawal 2021, sampai dengan kegiatan pematangan lahan yang saat ini berlangsung," ucap Teddy Tambunan, Rabu 26 Oktober 2021.

Baca Juga: Rossa dan Afgan di New York, Apa Komentar Netizen?

Dikatakan Teddy, seluruh kegiatan pengembangan lahan yang dilakukan telah dilengkapi dengan izin yang diperlukan. Termasuk perizinan terkait status legalitas lahan, lingkungan hidup dan kegiatan pematangan lahan.

Bahkan, rencana pengembangan Kawasan Panbil dapat dipastikan telah selaras dengan Rencana Tata Ruang Pemerintah Kota Batam dan Provinsi Kepulauan Riau, sesuai peraturan daerah yang berlaku saat ini.

Baca Juga: Bawang Putih dapat Turunkan Kolesterol, Bagaimana Cara Konsumsinya?

"Kekhawatiran dalam bentuk statement negatif dari beberapa pihak bahwa pembangunan ini akan merusak ekosistem lingkungan juga tidak beralasan, mengingat pengembangan kawasan dilakukan di dalam batas PL yang diterbitkan oleh BP Batam. Dapat dipastikan bahwa PL yang diterbitkan oleh BP Batam bukan berstatus kawasan hutan," ujar Teddy.

Baca Juga: Orang-orang Ini Doanya Mudah Dikabulkan Allah SWT

Terkait dengan tudingan tidak berdasar mengenai kegiatan pengembangan yang dianggap mempengaruhi ketersediaan air baku, dia menegaskan bahwa setiap kegiatan yang dilaksanakan oleh Panbil Group telah dilengkapi dengan kajian teknis dan lingkungan hidup (AMDAL, RKL-RPL) yang telah dipaparkan dan dibahas dengan seksama dan mendapatkan persetujuan dari instansi yang berwenang.

Termasuk pelaksanaannya yang mendapatkan pembinaan dan pengawasan melekat dari instansi terkait, termasuk BP Batam dan Dinas Lingkungan Hidup.

Baca Juga: Vaksinasi untuk Lansia di Kepri Digesa

"Apabila terjadi penyimpangan dalam pelaksanaan kegiatan usaha Panbil Group yang berdampak terhadap kelestarian lingkungan, maka dipastikan instansi-instansi tersebut akan melaksanakan fungsi pembinaan dan pengawasan sesuai kewenangannya," tuturnya.

Disebutkannya, selain itu pihaknya secara rutin berkoordinasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) melalui Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA).

Baca Juga: Ayu Ting Ting Blak-blakan Soal Ivan Gunawan

Guna untuk memastikan kepatuhan dan ketaatan terhadap kaidah-kaidah pelestarian hutan dan lingkungan hidup, terutama dengan adanya salah satu unit usaha Panbil Group yang diberikan tanggung jawab dan kepercayaan oleh KLHK dalam mengelola dan mengembangkan
Taman Wisata Alam Muka Kuning sebagai kawasan konservasi alam.

"Kita dalam menjalankan kegiatannya, unit-unit usaha di bawah naungan Panbil Group memastikan pelaksanaan yang berwawasan lingkungan, dengan upaya sistematis dan terpadu untuk melestarikan fungsi lingkungan hidup dan mencegah terjadinya pencemaran atau kerusakan lingkungan hidup," ungkapnya. (dam)

Halaman:
1
2
3

Editor: Feri Heryanto

Tags

Terkini

MTC Apartment, Hunian Modern di Jantung Nongsa Batam

Senin, 17 Januari 2022 | 19:33 WIB

Apa itu NFT yang Kini Tengah Viral?

Sabtu, 15 Januari 2022 | 08:19 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Turun Lagi Rp3.000

Rabu, 22 Desember 2021 | 09:20 WIB

PS Store Buka Coffe di SP Terpadu Sagulung Batam

Senin, 13 Desember 2021 | 17:15 WIB

Ternyata, Inilah Logam Mulia Paling Mahal di Dunia

Selasa, 30 November 2021 | 10:04 WIB
X