Penerapan Blockchain untuk Perekonomian di Indonesia

- Senin, 23 Mei 2022 | 20:37 WIB
ilustrasi (internet)
ilustrasi (internet)


Banyak developer lokal di Indonesia yang membangun proyek yang didasari oleh teknologi blockchain. Hal ini untuk menyambut kesiapan perekonomian terutama di sektor industri digital.

Blockchain pada prinsipnya diciptakan untuk melengkapi sistem perekonomian sehingga industri bisa lebih efisien, lebih mudah digunakan dan juga lebih transparan.

Ini juga ditandai dengan minat masyarakat Indonesia pada pertumbuhan investasi aset kripto yang meningkat dengan pesat belakangan ini. Tetapi, nyatanya masih banyak orang yang belum mengenal teknologi di belakangnya yang mensupport transaksi aset kripto, yaitu teknologi blockchain. Padahal, sudah Ada program studi seputar blockchain. Bahkan menurut data dari LinkedIn di tahun 2020, blockchain menduduki puncak daftar hard skill yang paling dibutuhkan sekarang ini.

CEO Indodax, Oscar Darmawan mengatakan bahwa teknologi blockchain memiliki penerapan yang luas dan peran yang sangat penting khususnya di masa industri 4.0 seperti ini. Menurutnya, era industri 4.0 adalah era yang didirikan melalui integrasi antar teknologi dan sangat mengedepankan transparansi.

“Blockchain merupakan sebuah buku besar yang mana didalamnya terdapat catatan historis sebuah data dan bersifat transparan. Dengan adanya teknologi blockchain bukan tidak mungkin ini bisa turut memajukan industri di Indonesia. Sifat nya yang bisa diterapkan di banyak sektor, aman karena memiliki proteksi yang tinggi dan sistem yang immutable (tetap dan tidak bisa diubah), efisien karena sistemnya yang terdesentralisasi, transparan, serta traceable dapat memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat,” jelas Oscar.

Teknologi blockchain memiliki beberapa use case yang bisa digunakan diberbagai macam industri. Misalnya dalam industri perbankan yang bisa diterapkan untuk transaksi perbankan antar negara sehingga bisa lebih efisien dan murah, sektor pemerintahan untuk digitalisasi pencatatan dokumen kependudukan atau pencatatan bukti kepemilikan tanah dan properti.

“Tidak hanya itu, blockchain juga bisa diterapkan untuk sektor IoT seperti mobil self driving, sektor kesehatan untuk pencatatan rekam medis pasien sehingga ketika pasien berobat di rumah sakit yang berbeda, datanya bisa tercatat karena sistem blockchain yang terdesentralisasi ataupun sektor seni dalam bentuk NFT,” jelas Oscar.

Melihat sifat teknologi blockhain yang terdesentralisasi, konsep web 3.0 pun sama sama mengedepankan transparansi dan desentralisasi. "Web 3.0 sendiri merupakan kemajuan internet dimana di masa yang akan datang situs web dapat memproses informasi dengan lebih mandiri, dan transparan juga terintegrasi antar satu dengan yang lainnya," jelas Oscar.

Oscar pun menambahkan bahwa Web 3.0 ini sering disebut sebagai era read, write, and own dimana para pengguna dapat terlibat secara langsung dalam kepemilikan suatu asset, serta dapat memiliki kontrol yang lebih besar. Hal ini tentu berbeda dengan sistem Web 2.0 ( yang disebut sebagai era read and write) dimana Orang hanya dapat mengonsumsi, memproduksi, Dan membagikan suatu konten pada suatu platform.

Meskipun Oscar merasa teknologi blockchain ini merupakan teknologi yang dirasa sangat memberikan manfaat, namun masih ada beberapa hambatan yang dirasa harus diselesaikan terlebih dahulu. PR utama bagi pelaku industri yang berkecimpung di blockchain adalah permasalahan edukasi dan literasi.

Halaman:

Editor: Feri Heryanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Mulai Hari Ini Tarif Ojol Naik, Berikut Besarannya

Sabtu, 10 September 2022 | 08:16 WIB

Ingat! Tarif Ojol Naik per Sabtu, 10 September 2022

Jumat, 9 September 2022 | 08:26 WIB

Masyararakat Menjerit Akibat Harga Telur Naik Tinggi

Kamis, 25 Agustus 2022 | 09:12 WIB

Apa Penyebab Mahalnya Harga Tiket Pesawat?

Minggu, 7 Agustus 2022 | 08:27 WIB

Bagaimana Cara Menjual Uang Kuno ke Kolektor?

Senin, 1 Agustus 2022 | 08:37 WIB

Berikut Pinjol yang Sudah Kantongi Izin OJK

Senin, 25 Juli 2022 | 07:58 WIB

Berapa Harga Tanah per Meter di Jabodetabek?

Kamis, 14 Juli 2022 | 10:55 WIB

Wow! Uang Kertas Kuno Ini Bernilai Miliaran!

Jumat, 8 Juli 2022 | 09:34 WIB

SKK Migas dan KKKS Dukung Kemajuan Produk Lokal

Selasa, 7 Juni 2022 | 22:14 WIB
X