Berbagai Faktor Penyebab Saham Naik Turun Setiap Waktu

- Rabu, 15 Februari 2023 | 09:37 WIB
(internet)
(internet)

Jika kamu sering memperhatikan harga saham setiap hari, mungkin menyadari bahwa grafiknya selalu naik turun seperti denyut jantung. Hal tersebut juga berlaku untuk saham berkapitalisasi kecil hingga blue chip sekalipun. Tentunya kondisi naik turunnya harga saham membuat beberapa investor penasaran.

Kejadian naik turunnya saham ini bisa mengubah keputusan investasi yang lebih baik ke depannya. Untuk mengetahui apa saja faktor penyebab saham naik maupun turun, simak ulasannya di bawah ini.

1. Adanya Transaksi Jual Beli Saham

Faktor pertama pergerakan harga saham adalah transaksi jual beli. Sangat sering harga saham berubah ketika ada transaksi baru antara pembeli dan juga pemegang saham. Proses perubahan harga tersebut biasanya dipengaruhi oleh permintaan dan juga penawaran dari masing-masing penjual maupun pembeli.

2. Adanya Permintaan dan Penawaran

Bisa dikatakan Ini merupakan penjelasan mendasar dari pergerakan nilai saham yang sering terjadi. Harga saham dapat naik turun karena sifat saham itu sendiri sebagai “komoditas” pada bursa efek. Jika ada komoditas, maka ada pula penawaran dan permintaan yang mengitarinya. Dari keduanya, muncullah keseimbangan yang berimbas pada harga suatu saham.

Contohnya permintaan pada suatu saham X sedang tinggi, maka akan ada banyak investor yang berlomba membeli saham tersebut. Permintaan yang tinggi tersebut tentunya akan berujung pada jumlah pembeli yang lebih banyak dari pemegang saham X.

Sebagian pemegang saham X juga akan menjualnya dengan harga normal. Lalu, tersisalah mereka yang masih memegang saham tersebut. Para pembeli akan menawarkan harga lebih tinggi agar mereka bisa mendapatkan saham X tersebut. Di sinilah, terbentuk kenaikan harga saham.

Sebaliknya, jika permintaan terhadap saham X rendah, maka akan sulit mencari pembeli yang mau membayar pada harga normal. Oleh karena itu, pemegang saham tersebut akan menawarkan harga lebih rendah agar sahamnya dapat terjual. Bagian ini, terciptalah penurunan harga saham. Pada akhirnya, harga saham kembali ditentukan oleh perusahaan itu sendiri. Saat perusahaan menunjukkan performa yang baik, penurunan harga pun akan berangsur-angsur pulih.

3. Pengaruh adanya Internal dan juga Eksternal Perusahaan

Permintaan dan Penawaram pada dasarnya tidak datang begitu saja. Ada berbagai pemicu lainnya yang dapay mempengaruhi banyaknya penjual dan pembeli suatu saham. Rata-rata keputusan investor didasari oleh kondisi perusahaan itu sendiri. Setidaknya, kondisi tersebut bisa terjadi baik dari kinerja perusahaan atau peristiwa luar yang berdampak pada keadaan perusahaan.

Ada banyak penyebab saham naik turun yang berasal dari internal perusahaan. Saham mereka bisa saja naik ketika adanya informasi pembagian dividen kepada para investornya atau saat melakukan merger. Di sisi lain, saham mereka juga bisa saja turun saat mengeluarkan laporan keuangan yang buruk atau terlibat skandal besar.

Selain internal, faktor eksternal perusahaan juga dapat mempengaruhi para investor. Faktor eksternal di sini dapat berarti peristiwa di luar kendali perusahaan. Misalnya pandemi Covid-19 yang membuat saham perusahaan-perusahaan teknologi banyak dibeli. Hal tersebut dapat terjadi karena investor memperhitungkan prospek teknologi yang dapat bertahan selama pandemi. Faktor eksternal juga dapat berupa peraturan pemerintah, perang atau serangan teroris, bencana alam, inflasi, hingga kekuatan sektor industri itu sendiri.

4. Analisis Para Investor

Pengaruh terakhir dari naik turun saham ini adalah analisis para investor. Perhitungan mereka terhadap suatu saham dapat menghasilkan strategi baru yang berbda-beda. Strategi yang tidak sama dari setiap investor ini juga berperan dalam hal memunculkan gejolak perubahn harga saham itu sendiri.

Analisis para investor kerap mengambil kesempatan melawan tren yang cenderung bias. Contohnya, mereka akan membeli saham perusahaan besar yang sedang ramai dijual murah karena dampak pemberitaan. Hal Ini juga menjadi salah satu alasan mengapa harga saham yang sebelumnya jatuh dapat pulih kembali.

Demikian berbagai faktor penyebab saham naik turun setiap waktu. Jika kamu mencari referensi tentang baca berita tentang bisnis, market finance dan juga saham terbaru, maka Fortune Indonesia: Berita Bisnis, Ekonomi dan Saham Hari Ini adalah sumber yang dapat dipercaya. (r)

Editor: Feri Heryanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Mau Cek Emas Asli atau Palsu? Bisa Pakai Ini

Sabtu, 29 Oktober 2022 | 06:30 WIB

Mulai Hari Ini Tarif Ojol Naik, Berikut Besarannya

Sabtu, 10 September 2022 | 08:16 WIB

Ingat! Tarif Ojol Naik per Sabtu, 10 September 2022

Jumat, 9 September 2022 | 08:26 WIB

Masyararakat Menjerit Akibat Harga Telur Naik Tinggi

Kamis, 25 Agustus 2022 | 09:12 WIB

Apa Penyebab Mahalnya Harga Tiket Pesawat?

Minggu, 7 Agustus 2022 | 08:27 WIB

Bagaimana Cara Menjual Uang Kuno ke Kolektor?

Senin, 1 Agustus 2022 | 08:37 WIB
X