Pengusaha Rental Adukan Leasing kepada DPRD Batam. Ini Sebabnya

- Sabtu, 21 Agustus 2021 | 12:38 WIB
RDP di Komisi I DPRD Kota Batam terkait penarikan paksa unit kendaraan oleh leasing di tengah pandemi Covi-19, Jumat (20/8/2021). (damri/haluankepri.com)
RDP di Komisi I DPRD Kota Batam terkait penarikan paksa unit kendaraan oleh leasing di tengah pandemi Covi-19, Jumat (20/8/2021). (damri/haluankepri.com)

Batam (HK) - Puluhan pengusaha rental di Kota Batam yang tergabung Rent Car Indonesia (RCI) kembali menyambangi gedung DPRD Kota Batam untuk melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama komisi I DPRD Kota Batam, Jumat (20/8/2021).

Kali ini mereka mengadukan aksi leasing di Kota Batam yang seiring melakukan penarikan kendaraan secara paksa di tengah pandemi Covid-19 ini, bahkan kerap melakukan teror.

Atas permasalahan tersebut, Anggota Komisi I DPRD Kota Batam, Utusan Sarumaha minta leasing yang ada di Kota Batam untuk tidak semena-mena melakukan penarikan unit kendaraan para debitur secara paksa ditengah pandemi Covid-19 ini.

Dimasa sulit seperti ini hendaknya pihak leasing dapat memberikan keringanan kepada debiturnya. Masalah tunggakan pembayaran kendaraan dan bunga, hedaknya dapat di komunikasikan dengan baik dan jangan asal main tarik saja.

"Jadi, hari ini kembali gelar RDP lanjutan bersama kawan kawan leasing dan RCI Batam untuk mencari solusi bagaimana kedua pihak ini saling membantu dalam hal penarikan kendaraan dimasa pandemi dan sistem pembayarannya," ucap Utusan.

Ditegaskan Utusan, pihak leasing diminta untuk mengindahkan permintaan dari Komisi I DPRD, dalam hal ini untuk tidak melakukan penarikan kendaraan secara paksa, sebab dalam RDP sebelumnya sudah sepakat kalau tidak ada penarikan.

"Kami sudah meminta kepada pihak leasing untuk tidak menarik kendaraan dimasa sulit seperti ini. Namun, nyatanya mendapat informasi bahwa setelah satu hari RDP digelar kemaren, masih ada pihak leasing yang menarik kendaraan debiturnya," tuturnya.

Lanjutnya, pada RDP kedua tersebut, pihaknya mengajak kedua belah pihak untuk berkoordinasi dengan kepala dingin dan mencari solusi terbaik agar pihak leasing dapat menyampaikan kepada pusat atas keluhan-keluhan debiturnya.

"Mohon antara kedua belah pihak untuk selesaikan dengan kepala dingin. Ayo kita duduk bersama, sebab saat ini ekonomi sedang susah. Saya yakin, kalau ekonomi tidak susah seperti ini para debitur ini akan lancar-lancar saja membayar kewajibannya," paparnya.

Halaman:

Editor: Feri Heryanto

Tags

Terkini

SKK Migas dan KKKS Dukung Kemajuan Produk Lokal

Selasa, 7 Juni 2022 | 22:14 WIB

Mendag Beri Sinyal Harga Bahan Pokok Naik Lagi

Senin, 18 April 2022 | 13:17 WIB
X