Mut

- Rabu, 21 Juli 2021 | 15:03 WIB
Fery Heriyanto (istimewa)
Fery Heriyanto (istimewa)

Cerpen: Fery Heriyanto

Setelah 22 tahun tak berjumpa, tiba-tiba kami kembali berkomunikasi. Bukan tatap muka, tapi via media sosial. Dengan gembira dia menyapa aku. Menanyakan apakah aku masih ingat dia. Dengan cepat aku jawab, aku tak pernah melupakannya.

"Syukurlah kamu masih ingat aku," tulisnya dalam percakapan kami.

Dalam waktu singkat, ngobrol kami mengalir. Dan bermacam pertanyaan serta jawaban kami sampaikan. Kami saling memberi informasi tentang keluarga masing-masing, tentang anak-anak, serta aktifitas. Dan dia juga bertanya apakah aku masih sering pulang ke tanah kelahiranku, hingga berbagi nomor telepon.

Perjumpaan itu sebuah kejutan. Soalnya, selama ini dia seolah "menyepi". Padahal di tengah dunia digital sekarang, banyak orang terhubung lewat media sosial. Tapi, dia tidak. Diakuinya, sebelumnya dia tidak hobi ber-media sosial.

"Tapi, saat banyak yang tanya media sosial aku, akhirnya aku buat akun sendiri. Eh, nggak tahunya kita jumpa disini. Juga teman-teman yang lain," ujarnya bercerita.

Usai chatt pertama itu, seketika terbayang bagaimana ketika kami berpisah di terminal bis usai tamat sekolah. Kala itu, dia dan keluarganya memutuskan kembali ke kampung halamannya.

Saat dia pergi, aku bagai kehilangan. Soalnya, kala sekolah, minimal, sekali sepekan aku selalu main ke rumahnya. Walaupun cukup jauh, tapi, aku selalu sempatkan berkunjung. Padahal setiap hari di sekolah kami selalu jumpa. Namun, jika ke rumahnya, ngobrol kami lebih nyaman, apalagi di teras rumah dia.

Saat dia pindah, aku tahu aku tidak akan pernah lagi main ke rumahnya. Tak akan pernah lagi ngobrol lama dengan dia. Dan tidak akan ada lagi teh manis buatannya di meja kecil teras rumah.

Halaman:

Editor: Feri Heryanto

Tags

Terkini

Mut

Rabu, 21 Juli 2021 | 15:03 WIB

Komitmen

Senin, 8 Februari 2021 | 09:29 WIB

Menanti Cinta dalam Ta'aruf

Kamis, 9 Juli 2020 | 16:41 WIB

Talbiyah Mak Ijah

Selasa, 28 April 2020 | 17:29 WIB

Ego Sampai Kapan?

Minggu, 26 April 2020 | 10:05 WIB

Puisi yang Disempurnakan

Sabtu, 11 April 2020 | 09:09 WIB

Rindu Ibuku adalah Rinduku

Kamis, 9 April 2020 | 19:05 WIB

"Kita Selalu Dekat..."

Rabu, 8 April 2020 | 08:59 WIB

Sesudah Salam dan Setelah Berbuka

Sabtu, 28 Maret 2020 | 19:40 WIB

Kerja dan Cinta

Jumat, 27 Maret 2020 | 17:03 WIB

Puisi-Puisi Ochy

Selasa, 17 Maret 2020 | 20:21 WIB

"Siap-siap Saja"

Rabu, 11 Maret 2020 | 06:34 WIB

Ode

Selasa, 3 Maret 2020 | 20:44 WIB

Rindu Rumah Ibu

Senin, 2 Maret 2020 | 09:18 WIB

Dalam Keheningan

Minggu, 1 Maret 2020 | 17:19 WIB

Si Karengkang

Sabtu, 29 Februari 2020 | 10:54 WIB

"Mumpung Harganya masih Murah"

Kamis, 20 Februari 2020 | 07:42 WIB

MengingatNya

Senin, 17 Februari 2020 | 15:59 WIB

"Cinta yang Mungkin Ada"

Rabu, 12 Februari 2020 | 10:48 WIB
X