Mut

- Rabu, 21 Juli 2021 | 15:03 WIB
Fery Heriyanto (istimewa) (Fery Heriyanto (istimewa))
Fery Heriyanto (istimewa) (Fery Heriyanto (istimewa))

Mut, itu sapaan akrab aku pada dia. Sapaan yang jauh dari nama pemberian orang tuanya. Hanya aku yang menyapanya dengan kata itu. Dia tak marah. Malah senang. Bahkan dia pernah berkata, "Jika ada yang tanya 'Mut', itu pasti kamu," ucapnya suatu kali.

***

Saat sekolah, kami berteman baik. Dengan keluarganya, terutama ibu dan bapaknya, aku dekat. Kalau ada acara di sekolah, ibunya selalu berpesan agar menjaga Mut. Kepercayaan ibunya pada ku sangat penuh. Karena itu pula aku sangat menghormati ibunya. Namun, saat Mut memberitahu ibunya sudah meninggal beberapa tahun lalu, aku sedih.

"Dulu, saat mama masih hidup, beliau kerap sebut-sebut nama kamu," ucapnya dalam suatu percakapan kami.

"Dan, mama juga pernah merekomendasikan kamu. Namun, kamu tak ada kabar. Cukup lama kamu tidak berkirim kabar," ujarnya lagi.

Ucapan Mut terasa menusuk dadaku. "Kenapa sekarang dia sampaikan itu," ucapku dalam hati.

"Kepercayaan mama itulah yang saya jaga, Mut."

"Ya, aku tahu. Tapi, lama kamu tidak memberi kabar berita. Seandainya komunikasi kita lancar usai tamat sekolah, mungkin sejarah akan berbeda. Aku tahu siapa kamu. Kita akan awet," paparnya lagi.

Jantungku berdegup kencang mendengar ucapan Mut. Tak pernah-pernah dia ngomong seperti itu. Biasanya dia lebih banyak bercakap dalam bahasa yang normatif. Tapi kali ini tidak. Aku sampai terdiam beberapa saat.

"Kapan kamu main kemari?" tanyanya lagi.
"Insya Allah, jika ada waktu, saya akan kesana."
"Mainlah kemari, Bapak juga kerap menanyakan kamu," timpalnya.
"Ya, Mut. Salam untuk beliau ya. Semoga beliau sehat-sehat. Jika saya kesana, akan saya kabari segera."
"Ya, usahakanlah kemari. Nanti aku bikinin kue. Kamu pasti suka," ujarnya lagi.
"Wah, pasti enak jika kamu yang membuatnya," balasku.
"Sudah pastilah. Aku tahu, apa yang aku buat, kamu selalu suka."

Halaman:

Editor: Feri Heryanto

Tags

Terkini

Merantau

Sabtu, 11 September 2021 | 21:30 WIB

Mut

Rabu, 21 Juli 2021 | 15:03 WIB

Komitmen

Senin, 8 Februari 2021 | 09:29 WIB

Menanti Cinta dalam Ta'aruf

Kamis, 9 Juli 2020 | 16:41 WIB

Talbiyah Mak Ijah

Selasa, 28 April 2020 | 17:29 WIB

Ego Sampai Kapan?

Minggu, 26 April 2020 | 10:05 WIB

Puisi yang Disempurnakan

Sabtu, 11 April 2020 | 09:09 WIB

Rindu Ibuku adalah Rinduku

Kamis, 9 April 2020 | 19:05 WIB

"Kita Selalu Dekat..."

Rabu, 8 April 2020 | 08:59 WIB

Sesudah Salam dan Setelah Berbuka

Sabtu, 28 Maret 2020 | 19:40 WIB

Kerja dan Cinta

Jumat, 27 Maret 2020 | 17:03 WIB

Puisi-Puisi Ochy

Selasa, 17 Maret 2020 | 20:21 WIB

"Siap-siap Saja"

Rabu, 11 Maret 2020 | 06:34 WIB

Ode

Selasa, 3 Maret 2020 | 20:44 WIB

Rindu Rumah Ibu

Senin, 2 Maret 2020 | 09:18 WIB

Dalam Keheningan

Minggu, 1 Maret 2020 | 17:19 WIB

Si Karengkang

Sabtu, 29 Februari 2020 | 10:54 WIB

"Mumpung Harganya masih Murah"

Kamis, 20 Februari 2020 | 07:42 WIB
X