Anggota DPRD Batam Minta PT Oxley Selesaikan Hak Konsumen yang Telah Melakukan Pembayaran

- Rabu, 1 September 2021 | 11:21 WIB
Anggota DPRD Batam, Lik Khai. (damri/haluankepri.com)
Anggota DPRD Batam, Lik Khai. (damri/haluankepri.com)

Batam (HK) - Anggota DPRD Batam, Lik Khai minta PT Oxley Karya Indo Batam agar segera menyelesaikan hak konsumennya yang telah melakukan pembayaran cicilan pembelian unit apartemen Oxley Convention City.

Pasalnya, kata Lik Khai, saat ini sangat banyak konsumen apartemen Oxley itu yang mengeluh dan mengadu kepada pihaknya, karena pengerjaan proyek apartemen Oxley tersebut tidak adanya kejelasan pembangunan fisiknya.

"Kita harapkan Pemerintah harus memperhatikan masalah ini. Kita mendukung PT Wiwoa untuk mengakuisisi PT Oxley, tetapi haknya konsumen dan kontraktor terkait harus diselesaikan dulu," ucap Lik Khai setelah melakukan RDP masalah perjanjian pembelian apartemen Oxley Convention City tersebut, Selasa (31/8/2021).

Dikatakan Lik Khai, PT Oxley Karya Indo Batam tidak bisa melakukan mengakuisisi kepada PT Wiwoa begitu saja. Sementara hak konsumen yang telah melakukan pembayaran hingga ratusan juta diabaikan.

Jika permasalahan yang terjadi saat ini tidak diselesaikan oleh PT Oxley dan diserahkan kepada PT Wiwoa, jika kedepannya PT Wiwoa tidak melakukan pembangunan, maka yang akan rugi adalah masyarakat yang sudah membayar cicilannya.

"Hingga kini uang yang sudah masuk dari konsumen kepada PT Oxley sudah sekitar Rp 200 Miliar. Jika uang segitu tidak bisa dikembalikannya kepada konsumennya, maka itu artinya perusahaan Oxley tidak punya uang. Dia hanya buka lagi dan jual lagi," ucap Sekertaris Komisi l DPRD Kota Batam itu.

Disebutkannya, berdasarkan informasi yang dia peroleh akuisisi proyek tersebut dari PT Oxley kepada PT Wiwoa sudah terjadi 1 tahun, namun hingga saat ini pembangunan fisik proyek itu tidak kunjung dilakukan.

Saat ini pihak PT Oxley tidak pernah datang ke Batam dan dia berada di Singapura karena beralasan sudah perusahaan sudah pailit. Jika saat ini dari PT Wiwoa tidak juga melakukan pembangunan maka berarti ada kongkalikong antara PT Wiwoa dan PT Oxley.

"Kita minta kepada PTSP Pemko Batam tidak mengeluarkan IMB nya, hingga hak-hak konsumen yang sudah membayar diselesaikannya. Bila perlu nanti kita akan cari bersama-sama PT Oxley itu," tutur politisi partai NasDem itu.

Halaman:

Editor: Feri Heryanto

Tags

Terkini

Banyak Kambing Kurban Mati Saat Tiba di Batam

Selasa, 5 Juli 2022 | 07:44 WIB

Ayam Mutiara Huni Taman Rusa Sekupang

Selasa, 5 Juli 2022 | 07:37 WIB

BP Batam Serahkan SK Pegawai Ke PT BIB

Sabtu, 2 Juli 2022 | 06:55 WIB

Amri Gabung ke Partai Demokrat Kepri

Minggu, 26 Juni 2022 | 17:04 WIB
X