Anggota DPRD Batam Minta PT Oxley Selesaikan Hak Konsumen yang Telah Melakukan Pembayaran

- Rabu, 1 September 2021 | 11:21 WIB
Anggota DPRD Batam, Lik Khai. (damri/haluankepri.com)
Anggota DPRD Batam, Lik Khai. (damri/haluankepri.com)

Ditegaskannya, awalnya proyek itu akan dibangun mereka, kemudian sekarang diserahkannya kepada orang Jakarta.

"Yang lebih lucunya lagi dalam hal ini, pihak pengacara dan pihak yang mewakili perusahaan PT Wiwoa yang datang dalam RDP dia juga tidak mengetahui boss nya siapa," paparnya.

Ditambahkannya, pihaknya juga meminta kepada BP Batam selaku yang berwenang terhadap lahan di Batam ini agar melakukan pemantauan dan jika pembangunan tidak juga dilakukan oleh perusahaan itu maka lahan tersebut dicabut saja peruntukkannya.

Sebab, yang akan dibela dalam masalah ini sekarang bukan 1 atau 2 orang saja, namun ada sekitar 500 orang masyarakat. PT Wiwoa saat ini boleh saja memberikan solusi kepada konsumen yang sudah membayar.

Apakah solusinya konsumen tetap lanjut atau uang yang sudah dibayar dikembalikan seutuhnya lagi. Tapi saat ini mereka malah memaksa semua konsumen agar tetap lanjut dan kalau tidak maka titip sama dia dan mereka yang akan menjualkannya nanti.

"Sementara IMB nya saja belum ada, bagaimana dia mau membangun apalagi menjual. Jadi masyarakat Batam jangan mau dibodoh-bodohi, jika IMB belum terbit dan status belum jelas maka jangan mau membeli apartemen atau bangunan lainnya. Sebab kalau baru hanya gambar, belum tentu nantinya IMB disetujui," pesannya.

Lanjutnya, jika permasalahan ini tidak diselesaikan oleh perusahaan, maka dia mendukung agar konsumen mengugat secara hukum. Pihaknya akan mengawal masalah tersebut hingga selesai. (dam)

Halaman:

Editor: Feri Heryanto

Tags

Terkini

BP Batam Gelar Diseminasi Gandeng Kemendag RI

Jumat, 5 Agustus 2022 | 19:06 WIB
X