Mako Lanal Karimun Diserang Massa? Ternyata Hanya Simulasi Dakhura

- Kamis, 16 September 2021 | 19:04 WIB
Mako Lanal Tanjungbalai Karimun diserang mass dari kelompok nelayan yang merupakan kegiatan simulasi Dakhura. (Ilham Sijori)
Mako Lanal Tanjungbalai Karimun diserang mass dari kelompok nelayan yang merupakan kegiatan simulasi Dakhura. (Ilham Sijori)

 

KARIMUN (HK)-Markas Komando Pangkalan TNI AL Tanjungbalai Karimun diserang puluhan nelayan Karimun, Kamis, 16 September 2021. Penyerangan ini dampak dari diamankannya ketua kelompok nelayan, karena terindikasi melakukan tindak pidana di laut.

Puluhan massa datang dari arah Jalan Trikora terus bergerak ke pintu masuk Mako Lanal Tanjungbalai Karimun yang berada di Jalan Nusantara. Mereka makin merangsek menuju pos penjagaan Mako Lanal.

Di depan pos penjagaan, para pendemo dihadang petugas jaga. Mereka tak bisa masuk karena Mako Lanal Tanjungbalai terpasang pagar besi. Mereka terus berteriak meminta agar ketua kelompok nelayan segera dibebaskan.

"Bebaskan Ketua kami. Apa salah Ketua kami sampai ditangkap. Bebaskan Ketua sekarang juga. Ayo serang Angkatan Laut," ungkap salah seorang nelayan.

Perwakilan nelayan kemudian melakukan negosiasi dengan Pgs Pasops Lanal Tanjungbalai Karimun, Kapten Laut (P) Amirin. Namun sayang, negosiasi berjalan buntu. Nelayan tak terima hingga melempari Mako Lanal.

Beberapa saat kemudian, keluar pasukan penindakan huru hara (Dakhura) dengan menggunakan tameng. Mereka berusaha menghalau nelayan agar jangan sampai bertindak anarkis. Namun massa semakin anarkis dan beringas. Massa kemudian berhasil dihalau setelah petugas melepaskan tembakan ke udara dan gas air mata.

Aksi unjuk rasa yang dilakukan nelayan di Makolanal Tanjungbalai Karimun bukanlah kejadian sebenarnya, melainkan simulasi dari rangkaian kegiatan Uji Terampil Gladi Tugas Tempur (Glagaspur) Pangkalan I dan Pangkalan II dari Komando Latihan (Kolat) Armada I. Kegiatan tersebut diikuti 95 personel, baik militer maupun sipil.

"Kita melaksanakan Uji Glagaspur P1 dan P2 Lanal Tanjungbalai Karimun. Rangkaian kegiatan ini untuk menilai kesiapan prajurit tingkat perorangan dan kelompok," ungkap Danlanal Tanjungbalai Karimun, Letkol Laut (P) Puji Basuki disela-sela kegiatan.

Kata Danlanal, rangkaian kegiatan itu diantaranya, pembukaan di ruang transit Danlanal, pengarahan Tim Kolat. Pelaksanaan Uji Petik dan Trampil meliputi upacara penaikan bendera, PBB bersenjata, ketrampilan tali temali, peluit dan Semapur. Kemudian, bongkar pasang senjata, uji tulis, P5T Penjagaan (PBB, PDD, PDG, PUDD, PDD khas, TUM TNI). Pleton jajar kehormatan PDU (Kasal dan Panglima Armada) dan Dakhura.

Halaman:

Editor: Ilham Sijori

Tags

Terkini

Karimun Berbenah Diri di Tengah Pandemi

Kamis, 14 Oktober 2021 | 15:44 WIB
X