Dewi Ansar Ahmad Dorong Pemanfaatan Digital Marketing untuk Memperkuat Pasar

- Rabu, 22 September 2021 | 06:47 WIB
(istimewa)
(istimewa)

Tanjungpinang (HK) - Ketua TP PKK Provinsi Kepri, Hj. Dewi Kumalasari Ansar menyampaikan bahwa, saat pandemi seperti saat ini, salah satu penggerak ekonomi untuk tetap survive, pilihannya adalah berwirausaha. Menurutnya pandemi telah banyak memberikan dampak dari sektor ekonomi.

"Untuk itu berwirausaha adalah salah satu pilihan. Pandemi memaksa kita untuk mengikuti era new normal. Berjualan tidak harus bertatap muka, namun bisa secara online. Dengan online dapat memperkuat dan memperluas pasar," kata Dewi pada Pelatihan Digital Marketing, Selasa, 21 September 2021.

Baca Juga: Dewi Ansar Kukuhkan Bunda PAUD Lingga

Pelatihan ini diselenggarakan oleh salah satu perusahaan transportasi digital di Indonesia yang diikuti peserta secara daring maupun luring. Turut dihadiri Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Provinsi Kepri Misni.

Menurut Dewi, dari data BPS, Kepri sebagai provinsi dengan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) tertinggi di Indonesia. Pada Februari 2021, contohnya, TPT Kepri mencapai 10,12 persen, jauh di atas rata-rata nasional yang hanya 7,07 persen. Penyumbang angka tertinggi TPT di Kepri adalah Batam.

Baca Juga: Dewi Ansar Pimpin YKI Kepri

"Efek domino dari banyaknya pengangguran adalah lemahnya ketahanan dan kesejahteraan keluarga. Ekonomi keluarga harus tetap bergerak walapun dimasa Pandemi. Untuk itu perlu kesadaran masyarakat untuk menumbuhkan jiwa wirausahanya dengan UMKM sebagai salah satu pilihan," ungkapnya

Kemudian Dewi menyampaikan bahwa media sosial sudah menjadi keseharian masyarakat. Kadang kalau waktu lebih banyak dihabiskan untuk bermedia sosial dibandingkan melaksanakan aktifitas fisik lainnya. Selain memberikan dampak kurang bermanfaat, namun disatu sisi ada dampak positif nya.

"Banyak kisah sukses orang-orang yang telah berhasil memasarkan produknya lewat media sosial, seprti menggunakan Facebook, WhatsApp Group dan lain-lain. Jika biasanya orang menjual produk harus membuka gerai, namun disaat ini orang bisa berjualan dengan memposting produk melalui media sosial. Orang sering menamakan gerai digital," kata Dewi.

Halaman:

Editor: Feri Heryanto

Tags

Terkini

Program Kepri Terang Terus Digesa

Jumat, 15 Oktober 2021 | 14:22 WIB

Kesebelas Kalinya Kepri Raih Penghargaan APE

Rabu, 13 Oktober 2021 | 18:55 WIB

Adi Prihantara Calon Kuat Sekdaprov Kepri

Selasa, 12 Oktober 2021 | 10:36 WIB

Wagub Kepri Hadiri Upacara Hari Kesaktian Pancasila

Jumat, 1 Oktober 2021 | 20:54 WIB
X