Bapemperda DPRD Batam Targetkan Revisi Perda Ketertiban Umum Rampung Akhir Oktober

- Selasa, 5 Oktober 2021 | 13:46 WIB
Ketua Bapemperda DPRD Kota Batam, Hendrik saat melakukan FGD bersama sejumlah elemen masyarakat terkait revisi Perda ketertiban umum di Batam. (damri/haluankepri.com)
Ketua Bapemperda DPRD Kota Batam, Hendrik saat melakukan FGD bersama sejumlah elemen masyarakat terkait revisi Perda ketertiban umum di Batam. (damri/haluankepri.com)

Baca Juga: Gubernur Kepri Targetkan Listrik 3 Desa di Bintan Tuntas Akhir Oktober

"Ini adalah untuk kepentingan dan kebaikan kita bersama, kalau tidak ada sanksinya masyarakat banyak yang terlena, padahal pandemi ini belum selesai. Sekarang kita memang sudah turun PPKM level 2, namun protokol kesehatan harus tetap kita jalankan agar pandemi cepat berakhirnya," ungkap anggota Komisi II DPRD Batam itu.

Selain itu lanjutnya, dalam Perda itu juga akan ada aturan nantinya terkait tata tertib ternak dan hewan peliharaan. Sebab di Batam saat ini banyak masyarakat yang beternak, seperti beternak anjing, kucing, ayam dan sapi.

Agar tidak menganggu ketertiban umum maka pemilik ternak juga harus mengikuti aturan yang ada. Seperti pemilik ternak atau hewan peliharaan wajib menguburkan ternaknya yang mati.

Baca Juga: Gubernur Ansar Paparkan Mesin Ekonomi Baru Kepri ke DPR RI

Jangan sampai terjadi jika anjing atau kucing mati dibuang begitu saja atau dibuang di parit oleh pemiliknya. Namun jika ternak itu mati maka harus dikuburkan dan kedalamannya juga harus sesuai aturan yang ada.

Misalkan kalau kucing mati maka kedalaman penguburannya harus sekian. Minimal harus setengah meter dan disesuaikan dengan ukuran hewan dan dipadatkan dengan baik.

Kalau tidak diatur maka masyarakat akan sesuka hatinya saja, yang akhirnya akan menganggu kepada masyarakat banyak. Begitu juga dengan peternak yang musiman menjelang hari raya idul adha, seperti pedagang sapi dan kambing yang disembarangan tempat.

"Dengan adanya aturan di dalam Perda ini maka kita arahkan ketempat-tempat yang tidak menganggu masyarakat, tidak boleh lagi buat kandang sapi dan kambing ditepi jalan raya dan jalan umum, sehingga estetika kota tidak rusak," pungkasnya. (dam)

Halaman:

Editor: Feri Heryanto

Tags

Terkini

Masjid Tanjak Ikon Baru Kota Batam

Sabtu, 25 Juni 2022 | 12:44 WIB

Pemko Batam akan Gelar Pasar Murah

Jumat, 24 Juni 2022 | 08:38 WIB

Ditpolairud Polda Kepri Gelar Baksos Religi

Kamis, 23 Juni 2022 | 19:32 WIB

Batam Telah Menjelma Jadi Kota Ramah Investasi

Selasa, 21 Juni 2022 | 19:01 WIB
X