Cegah Abrasi Pantai, PSDKP Batam Tanam Pohon Mangrove 400 Batang

- Selasa, 26 Oktober 2021 | 15:38 WIB
PSDKP Batam bersama instansi terkait tanam 400 batang pohon mangrove di pesisir pantai Balai Perikanan Budidaya Laut, Setokok, kota Batam. (istimewa)
PSDKP Batam bersama instansi terkait tanam 400 batang pohon mangrove di pesisir pantai Balai Perikanan Budidaya Laut, Setokok, kota Batam. (istimewa)

Batam (HK) - Bersempena hari ulang tahun (HUT) ke-22 Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Pangkalan PSDKP Batam tanam 400 batang pohon mangrove tepatnya di Pesisir Balai Perikanan Budidaya Laut, Setokok, Jembatan 3 Barelang, pada Selasa, 26 Oktober 2021.

Baca Juga: Ruslan Ali Wasyim Digantikan oleh Rahman di DPRD Batam

Kegiatan HUT Kementerian Kelautan dan Perikanan dengan tema "Ekonomi Biru Untuk Indonesia" dipusatkan di Belitung dengan seluruh UPT dibawah Kementerian Kelautan dan Perikanan melaksanakan kegiatan yang bersifat positif seperti penanaman mangrove, donor darah maupun acara bersih pantai.

Dalam penanaman pohon mangrove ini bersama instansi terkait seperti Dinas Perikanan kota batam, Polairud Polda Kepri, Danyon 10 Marinir, SKIPM Batam, dan Balai Perikanan Budidaya Laut.

Baca Juga: Segarkan Mulut Usai Makan Jengkol atau Petai

Untuk ulang tahun Kementerian Kelautan dan Perikanan ini, KKP mencetuskan Ekonomi Biru, Laut Sehat, Indonesia Sejahtera. Maksud dari ekonomi biru tersebut berfokus pada kegiatan ekonomi kelautan yang berkelanjutan.

Dalam kesempatan ini, Kepala Pangkalan PSDKP Batam, Salman Mokoginta menyampaikan, pohon mangrove yang ditanam itu merupakan benteng pencegah abrasi atau pengikisan pantai oleh gelombang air laut. Maka dari itu, pohon mangrove dapat menahan dan menyelamatkan perkampungan dari abrasi.

Baca Juga: Satu Kata Saat Indonesia vs Australia: Menang!

"Penanaman pohon mangrove rutin kami adakan setiap tahunnya. Nah hari ini bersama intansi terkait kurang lebih 400 pohon magrove kami tanam dalam menjaga ekosistem laut," ujar Salman Mokoginta, melalui Koordinator Operasional Pengawasan dan Penanganan Pelanggaran PSDKP Batam, Syamsu Rokhman.

Dia menjelaskan, keberadaan hutan mangrove menjadi penghasil oksigen di wilayah perairan, terutama sebagai habitat hewan air. Untuk itu, Syamsu berharap agar masyarakat dapat menjaga dan merawat kelestarian hutan mangrove dan tidak merusak habitatnya.

Baca Juga: MU Dibantai 5-0, Solskjaer: Liverpool Kejam!

Dia melanjutkan, semua pihak perlu menyadari bahwa hutan bakau berperan penting dan bermanfaat untuk ekologis, sebagai pelindung garis pantai dari abrasi dan peredam gelombang besar untuk mempertahankan atau menjaga ekosistem pantai.

"Ekosistem mangrove ini punya peran penting bagi kehidupan di wilayah pesisir, dalam menanam dan menjaga ekosistem mangrove untuk kesejahteraan masyarakat sekitar. Bahkan, enanaman bibit pohon mangrove ini merupakan salah satu bentuk kepedulian KKP melalui PSDKP Batam terhadap lingkungan," pungkas Syamsu. (r)

Halaman:
1
2

Editor: Feri Heryanto

Tags

Terkini

Bayar Pajak, Gratis Cek Kesehatan

Senin, 24 Januari 2022 | 16:37 WIB

Damac Group Dubai Bakal Bangun Data Center di Batam

Jumat, 14 Januari 2022 | 11:49 WIB

Wagub Kepri Serahkan Bantuan Minyak Goreng

Jumat, 14 Januari 2022 | 08:02 WIB

Kantor DPRD Batam Terbakar

Selasa, 11 Januari 2022 | 14:28 WIB
X