Tim Kerja Pembangunan ZI WBK/WBBM Kemenag Kepri Ikuti Entry Meeting Penilaian Pendahuluan Pilot Project 2022

- Jumat, 21 Januari 2022 | 20:18 WIB
Tim Kerja Pembangunan ZI WBK/WBBM Kanwil Kemenag Kepri Ikuti Entry Meeting Penilaian Pendahuluan Pilot Project 2022. (istimewa)
Tim Kerja Pembangunan ZI WBK/WBBM Kanwil Kemenag Kepri Ikuti Entry Meeting Penilaian Pendahuluan Pilot Project 2022. (istimewa)

Tanjungpinang (HK) - Seluruh tim kerja pembangunan Zona Integritas menuju WBK/WBBM Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kepri mengikuti kegiatan entry meeting penilaian pendahuluan calon pilot project program zona integritas menuju WBK tahun 2022 secara daring, Jumat, 21 Januari 2022.

Di lingkungan Kanwil Kemenag Kepri kegiatan dipusatkan di Aula Kanwil Kemenag Kepri dengan menerapkan protokol kesehatan.

Sekretaris Tim Penilai Instansi (TPI) pada Kementerian Agama, Kartika Damayanti mengatakan sebanyak 299 satuan kerja seluruh Indonesia sudah melakukan submitting pada akhir Desember 2021 untuk selanjutnya diikutkan pada penilaian pendahuluan.

Baca Juga: Menparekraf RI Tinjau Kesiapan Travel Bubble di Lagoi

Menurut jadwal, pada 30 Januari 2022, TPI akan menyerahkan rekapitulasi penilaian pendahuluan kepada satker peserta.

“Pada penilaian 2022 terdapat satker baru dan satker lama yang melakukan submit, bahkan ada satker yang sudah melakukan 4 kali penilaian tetapi mengalami kegagalan dan tahun ini mencoba lagi,” ucap Kartika.

“Dalam proses penilaian diperlukan manajemen waktu yang ketat dan perwakilan Pokja saya minta berinteraksi dengan baik dengan TPI maupun TPP kelak,” ucapnya memberikan tips.

Baca Juga: Sandiaga Uno Sebut Travel Bubble Segera Dibuka, Pengumuman Resmi 24 Januari 2022

Berdasarkan pengalaman tahun 2021, kata Kartika, TPP Kemenpan RB melakukan pengetatan penilaian sehingga semakin sulit bagi satker untuk memperoleh prediket WBK maupun WBBM.

Oleh karena itu, TPI akan melakukan pengetatan serupa agar tidak ada gap yang besar antara dokumen yang disajikan dengan realita yang ada.

Dalam forum yang sama, Kepala Biro Ortala, Akhmad Lutfi menjelaskan sesuai dengan Permen PANRB Nomor 10 Tahun 2019 menyebutkan penilaian pendahuluan dilakukan sebelum dilakukan penilaian oleh Menpan RB.

Baca Juga: Sandiaga Tinjau Kesiapan Travel Bubble di Nongsa dan Bintan

Penilaian pendahuluan bersifat berjenjang sehinga unit eselon I bertanggung jawab terhadap unit eselon II dan seterusnya.

Selanjutnya KMA 633 Tahun 2020 mengatur agar setiap satker membentuk tim pembangunan ZI WBK/WBBM dan melakukan penilaian mandiri dan penilaian pendahuluan.

Halaman:

Editor: Feri Heryanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Dinas Perkim Kepri Gelar Rakor Susun Renja TA 2024

Jumat, 24 Maret 2023 | 09:35 WIB

Menjadikan Prediket WBK/WBBM Bukan 'Stempel' Semata

Kamis, 15 Desember 2022 | 09:45 WIB

Menanti Bus Tanjak Corner Sebagai Inovasi Layanan

Rabu, 12 Oktober 2022 | 18:38 WIB

Sukseskan Pemutakhiran IDM 2022 di Kepri

Selasa, 10 Mei 2022 | 10:06 WIB

Adi Prihantara Dilantik Jadi Sekdaprov Kepri

Selasa, 26 April 2022 | 12:10 WIB
X