Kapolres Karimun: Membakar Hutan Bisa Dipenjara 10 Tahun

- Kamis, 3 Februari 2022 | 17:34 WIB
Kapolres Karimun AKBP Tony Pantano turun ke lokasi kebakaran lahan di Kecamatan Tebing,  (Ilham Sijori)
Kapolres Karimun AKBP Tony Pantano turun ke lokasi kebakaran lahan di Kecamatan Tebing, (Ilham Sijori)

KARIMUN (HK)-Musim kemarau panjang kembali melanda Karimun. Beberapa titik api mulai bermunculan di hutan maupun lahan milik warga.

Untuk mencegah agar kebakaran tidak sampai meluas, Polres Karimun tak henti memberi imbauan kepada masyarakat akan bahaya kebakaran.

“Kita lihat sendiri bahwa saat ini sudah ada beberapa kejadian kebakaran hutan dan lahan," ujar Kapolres Karimun, AKBP Tony Pantano.

Tony mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Caranya, dengan tidak melakukan pembersihan lahan maupun pekarangan dengan cara membakar, karena hal tersebut dapat memicu kebakaran yang lebih luas.

Dampaknya, tentu saja sangat merugikan dan membahayakan kesehatan semua orang.

"Perlu saya sampaikan, pelaku pembakaran hutan dan lahan dikenakan denda atau dipidana hingga sepuluh tahun penjara,” tegas Tony Pantano.

Kata Tony, upaya yang dilakukan untuk mencegah terjadinya karhutla adalah untuk menjaga kelestarian alam.

"Selain dapat merusak kesehatan, kebakaran juga dapat menimbulkan dampak berupa kerugian materil dan bahkan hilangnya nyawa manusia, apalagi kebakaran tersebut tidak segera dikendalikan,” tuturnya.

Halaman:

Editor: Ilham Sijori

Tags

Terkini

Wabup Karimun Wisuda 460 Santri dari 35 TPQ

Minggu, 17 April 2022 | 16:47 WIB
X