TGB Zainul Majdi Hadiri Peletakan Batu Pertama Asrama Pesantren Al-Pancory NWDI Batam

- Senin, 7 Februari 2022 | 20:18 WIB
TGB Dr. KH.  Muhammad Zainul Majdi, MA menghadiri silaturahmi dan peletakan batu pertama pembangunan asrama putri Pondok Pesantren Al-Pancory  di Mangsang Sei Beduk, Tanjung Piayu Batam. (damri/haluankepri.com)
TGB Dr. KH. Muhammad Zainul Majdi, MA menghadiri silaturahmi dan peletakan batu pertama pembangunan asrama putri Pondok Pesantren Al-Pancory di Mangsang Sei Beduk, Tanjung Piayu Batam. (damri/haluankepri.com)

Batam (HK) - Tuan Guru Bajang (TGB) Dr. KH. Muhammad Zainul Majdi, MA menghadiri peletakan batu pertama pembangunan asrama putri Pondok Pesantren Al-Pancory Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah (NWDI) Batam di Mangsang Sei Beduk, Tanjung Piayu Batam, Senin, 7 Februari 2022.

Acara peletakan batu pertama pembangunan asrama putri Pondok Pesantren tersebut disejalankan dengan silaturahmi bersama NWDI Provinsi Kepri, Ormas Islam dan sejumlah tokoh masyarakat Batam.

Ketua panitia pelaksana, Ahmad Rofi’i, M. Ed mengatakan, setelah peletakan batu pertama tersebut maka akan segera dilakukan pembangunan asrama putri Pondok Pesantren Pesantren Al-Pancory NWDI tersebut dan ditargetkan tahun ini selesai.

Baca Juga: Warga Perum Taman Anugerah Keluhkan Sampah Kiriman Dibuang di Lahan Kosong

"Pondok pesantren ini dibangun sejak 2013 lalu dan saat ini satri kita ada sebanyak 137 orang. Harapan kita mudah-mudahan pembangunan yang kita rencanakan ini bisa berjalan dengan lancar dan dimudahkan oleh Allah SWT," ucap Ahmad Rofi’i.

Sementara itu, TGB DR. KH. Muhammad Zainul Majdi, MA menyampaikan apresiasi atas animo dan antusias masyarakat untuk membangun tempat pendidikan tersebut. Dia menilai antusias masyarakat tidak terpengaruh oleh situasi pandemi Covid-19 saat ini.

"Masyarakat terus ingin membangun daerahnya dan umat. Ini menurut saya suatu hal yang sangat kita syukuri, karena banyak negara-negara lain pada situasi pandemi ini inisiatif kebaikan itu melemah dan berkurang," ujarnya.

Baca Juga: Kenapa Tanggal 29 Februari Hanya 4 Tahun Sekali?

Dia melihat, saat ini masyarakat Batam makin hari makin meningkat dan tidak terpengaruh oleh keadaan yang melandan bangsa dan negara saat ini. Ini adalah berkah dari nilai-nilai budaya yang tumbuh di tanah melayu yang sangat luar biasa.

Halaman:

Editor: Feri Heryanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Banyak Kambing Kurban Mati Saat Tiba di Batam

Selasa, 5 Juli 2022 | 07:44 WIB

Ayam Mutiara Huni Taman Rusa Sekupang

Selasa, 5 Juli 2022 | 07:37 WIB

BP Batam Serahkan SK Pegawai Ke PT BIB

Sabtu, 2 Juli 2022 | 06:55 WIB

Amri Gabung ke Partai Demokrat Kepri

Minggu, 26 Juni 2022 | 17:04 WIB

Masjid Tanjak Ikon Baru Kota Batam

Sabtu, 25 Juni 2022 | 12:44 WIB
X