Cabjari Moro Launching Kampung Restorative Justice di Desa Jang

- Selasa, 15 Maret 2022 | 18:50 WIB
Kacabjari Moro sosialisasi Kampong Perdamaian Restorative Justice di Desa Jang. (Ilham Sijori)
Kacabjari Moro sosialisasi Kampong Perdamaian Restorative Justice di Desa Jang. (Ilham Sijori)

KARIMUN (HK)-Launching Penetapan Kampong Perdamaian di Desa Jang Kecamatan Moro Kabupaten Karimun digelar di Desa Jang Kecamatan Moro, Selasa,15 Maret 2022.

Penetapan Kampong Perdamaian Desa Jang tersebut dipimpin Kacabjari Moro Haryo Nugroho beserta jajarannya, Camat Moro yang diwakili Sekretaris Camat, Kepala Desa Jang Kurniawan, Kapolsek Moro, Kanit Reskrim Polsek Moro, Danramil 02/ Moro, Baninsa, Bhabinkantibamas, Tokoh Masyarakat/Agama, serta masyarakat Desa Jang yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Kacabjari Moro Haryo sebelum membuka peresmian melakukan sosialasi terlebih dahulu, dan mengatakan bahwa paradigma penegakan hukum sudah berubah., “Saat ini, hukum tidak lagi semata-mata untuk menghukum orang, jadi melalui Kampung Restorative Justice ini, kita mengharapkan ada kesadaran dari masyarakat,”

Bahwa penyelesaian permasalahan hukum, tidak harus dilakukan dengan proses hukum peradilan, tetapi bisa diselesaikan dengan proses perdamaian. Tentunya dengan melibatkan semua pihak, baik tersangka dan keluatganya, korban dan keluarganya, dan tidak lupa menyertakan tokoh masyarakat atau tokoh agama yang ada,” ujar Kacabjari Moro Haryo.

Kendati demikian, kata dia, tidak semua perkara hukum bisa diselesaikan dengan Restorative Justice (RJ). “Menurut Peraturan Jaksa Agung No 15 Tahun 2020, ada beberapa persyaratan untuk dilakukan RJ. Yang pertama, bukan merupakan pengulangan perbuatan, jadi pelaku itu baru pertama kali melakukan perbuatannya, kemudian yang kedua, ancaman hukumannya tidak lebih dari 5 tahun. Lalu yang ketiga, apabila ada kerugian di pihak korban, kerugiannya tidak lebih dari Rp 2,5 juta,”.

Kacabjari Moro Haryo Nugroho meresmikan Kampong Perdamaian Desa Jang. (Ilham Sijori)

Lebih lanjut Haryo juga menerangkan, bahwa pelaksanaan pembentukan kampung Restorative Justice (RJ) di wilayah hukum Cabang Kejaksaan Negeri Karimun di Moro telah dilaksanakan di Desa Jang Kecamatan Moro sebagai lokasi percontohan pembentukan Kampung RJ (Pilot Project) dan masyarakatnya menjadi (Role Model) untuk desa-desa lainnya. Sehingga, penyelesaian perkara melalui proses RJ ini bisa diselesaikan di tingkat Desa dan Kelurahan yang ada di Kecamatan Moro, Kecamatan Durai, maupun Kecamatan Sugie Besar. Karena penerapan local wisdom, pendekatan persuasif dan adat istiadat menjadi keharusan.

Selanjutnya Kacabjari Moro Haryo meresmikan tempat/posko yang disediakan pihak desa sebagai wadah untuk melakukan mediasi apabila terdapat permasalahan yang akan diselesaikan berdasarkan Keadilan Restoratif dengan difasilitasi oleh Jaksa sekaligus sebagai ikon Kampung RJ di wilayah yang terpilih, dan sebagai upaya untuk menyatukan semangat pembentukan Kampung Restorative Justice dengan kearifan lokal maka Cabang Kejaksaan Negeri Karimun di Moro telah mendapatkan usulan nama Tempat/Gedung dengan slogan “BALAI HARMONIS ADHYAKSA” KAMPONG PERDAMAIAN DESA JANG.

Selanjutnya Kepala Desa Jang juga mengapresiasi positif penetapan serta launching Kampung RJ tersebut, Kurniawan mengatakan melalui RJ ini, Kepala Desa dan masyarakat dapat mengedepankan upaya perdamaian terhadap perkara ringan dan beraspek kemanusiaan untuk kehidupan masyarakat yang lebih baik khususnya yang ada di Desa Jang.

Halaman:

Editor: Ilham Sijori

Tags

Terkini

Rezi Dharmawan Jabat Kasi Intelijen Kejari Karimun

Rabu, 3 Agustus 2022 | 16:25 WIB
X