Kemenag Kepri dan ATR BPN Gelar Rakor Percepatan Sertifikasi Tanah Wakaf

- Jumat, 18 Maret 2022 | 16:56 WIB
(istimewa)
(istimewa)

Tanjungpinang (HK) - Jajaran Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kepri dan Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) menyelenggarakan rapat koordinasi yang bertujuan untuk melakukan percepatan sertifikasi tanah wakaf yang ada di seantero Kepri.

Rapat koordinasi digelar secara hibride dimana peserta luring dipusatkan di Golden View Batam dan juga dilakukan secara daring, Jumat, 18 Maret 2022 yang menghadirkan seluruh stakeholder seperti Kasi dan Penyelenggara Wakaf / Bimas Islam Kankemenag Kabupaten/Kota.

Kabid Bimas Islam Kanwil Kemenag Kepri, H. Edi Batara mengatakan, percepatan pensertifikatan tanah wakaf pada tingkat pusat dilakukan dengan Penandatanganan MoU oleh Menteri Agama bersama Menteri ATR/BPN pada, 15 Desember 2021 yang lalu.

Baca Juga: Keistimewaan Puasa Ramadhan

Edi mengatakan Kemenag mengapresiasi Kementerian ATR/BPN dalam mendukung tata kelola perwakafan dan pengamanan aset wakaf. Rapat koordinasi ini merupakan program yang telah direncanakan dalam Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) tahun 2022, dan diharapkan dengan rapat ini seluruh pihak dapat mensukseskan program percepatan serfikasi tanah wakaf serta mendorong nazhir agar mengadministrasi dengan baik aset tanah wakaf sehingga mencegah terjadinya sengketa wakaf, dan dapat meningkatkan nilai dari aset wakaf tersebut.

"Tujuan program kerjasama ini adalah untuk melakukan pemetaan tanah wakaf yang belum berserfikat, memfasilitasi nazhir untuk mensertifikatkan tanah wakaf, dan membangun sinergi program antara Kementerian Agama dan Kementerian ATR/BPN," jelas Edi Batara.

Edi menjelaskan, usulan percepatan sertifikasi tanah wakaf kerjasama Kementerian Agama dan Kementerian ATR/BPN tahap pertama berjumlah 183 persil lokasi tanah wakaf yang tersebar di 4 kabupaten/kota antara lain Kabupaten Bintan di 95 lokasi, Kabupaten Karimun di 51 lokasi, Kabupaten Lingga di 33 lokasi dan Kota Tanjungpinang di 4 lokasi. Sehingga total terdapat 183 lokasi di seantero Kepri.

Baca Juga: Dugaan Mafia Minyak Goreng, Mendag Paparkan Bukti

Sementara itu dalam kesempatan yang sama, Kabid Penetapan Hak dan Pendaftaran Kanwil BPN Kepri, Joko Pitoyo Cahyono, S.Si.T mengatakan harta benda wakaf hanya dapat diwakafkan apabila dimiliki dan dikuasai oleh wakif secara utuh dan sah.

Halaman:

Editor: Feri Heryanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sukseskan Pemutakhiran IDM 2022 di Kepri

Selasa, 10 Mei 2022 | 10:06 WIB

Adi Prihantara Dilantik Jadi Sekdaprov Kepri

Selasa, 26 April 2022 | 12:10 WIB

17 CPNS Kemenag Kepri Terima SK

Jumat, 1 April 2022 | 14:50 WIB

Penyengat Diresmikan Sebagai Pulau Digital

Selasa, 8 Maret 2022 | 08:30 WIB
X