Sebanyak 23 Sertifikat Tanah Wakaf Diserahkan di Kepri

- Senin, 25 April 2022 | 16:09 WIB
(istimewa)
(istimewa)

Tanjungpinang (HK) - Sebanyak 23 sertifikat tanah wakaf oleh Kanwil ATR BPN Kepri diserahkan kepada nadzir. Penyerahan sertifikat tanah wakaf dilaksanakan di Aula Kanwil Kemenag Kepri Jalan Deang Kemboja Km. 15 Tanjungpinang, Senin, 25 April 2022.

Hadir pada saat penyerahan sertifikat, Walikota Tanjungpinang Hj. Rahma, Kepala Kanwil ATR BPN Kepri, Nur Hadi Putra, Kepala Bidang Bimas Islam Kanwil Kemenag Kepri, H. Edi Batara, Ketua BWI Kepri, penerima sertifikat dan undangan dengan mematuhi protokol kesehatan.

Kepala Kanwil ATR BPN Kepri, Nur Hadi Putra dalam sambutannya mengatakan ATR BPN merasa gembira dengan kegiatan sertifikasi tanah wakaf untuk kepentingan umat. Dengan sertifikat, aset wakaf akan abadi dan aman dikelola.

Baca Juga: Wow! Gelar Messi Lebih Banyak daripada PSG!

“Kami mendorong BPN, Kemenag dan BWI kabupaten/kota untuk melakukan sertifikasi tanah wakaf secepatnya. BPN memberi kemudahan agar aset wakaf aman dan tuntas sehingga wakif semakin merasa tenang. Seluruh tanah wakaf di Kepri akan segera dapat dituntaskan,” harapnya.

Kegiatan penyerahan tanah wakaf juga dilangsungkan secara nasional dengan platform zoom. Penyerahan sertifikat tanah wakaf secara nasional dipimpin oleh Wakil Presiden RI, KH. Ma’ruf Amin. Turut hadir Menteri Agama RI, Menteri ATR BPN, Sofyan Djalil, dan Ketua BWI Nasional, Muhammad Nuh.

Dalam laporannya, Ketua BWI, Muhammad Nuh mengatakan BWI secara nasional memiliki sejumlah program dan kegiatan antara lain peningkatan literasi wakaf, sertifikasi kompetensi para nadzir, pengamanan aset tanah wakaf, transformasi digital dan peningkatan publik trust.

Baca Juga: Ciri Datangnya Lailatul Qadar Dilihat dari Gejala Alam

Dalam kesempatan yang sama, Menteri ATR/ BPN Sofyan Djalil mengatakan angka sertifikasi masih terbilang minim sehingga dibutuhkan keaktifan para nadzir.

“ATR BPN mempermudah sertifikasi tanah wakaf. Sehingga nadzir dan wakif perlu proaktif. Perlu pelibatan volunteer seperti mahasiswa untuk mengumpulkan data dalam rangka pengabdian masyarakat. Pertambahan aset wakaf dengan sertifikasi tanah wakaf harus sejalan sehingga pengamanan aset terjaga. Demikian pula ikrar wakaf akan lebih fleksibel asal untuk kemaslahatan umat,” ujar Soyan Djalil.

Halaman:

Editor: Feri Heryanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sukseskan Pemutakhiran IDM 2022 di Kepri

Selasa, 10 Mei 2022 | 10:06 WIB

Adi Prihantara Dilantik Jadi Sekdaprov Kepri

Selasa, 26 April 2022 | 12:10 WIB

17 CPNS Kemenag Kepri Terima SK

Jumat, 1 April 2022 | 14:50 WIB

Penyengat Diresmikan Sebagai Pulau Digital

Selasa, 8 Maret 2022 | 08:30 WIB
X