88 Prajurit Batalyon Yonif Marinir 10 SBY Ditugaskan Mengamankan Pulau Terluar

- Kamis, 16 Juni 2022 | 19:27 WIB
 88 prajurit Batalyon Infanteri (Yonif) Marinir 10/SBY pasukan operasi satgas pam pulau terluar XXVI tahun 2022 berangkat penugasan, Kamis (16/6/2022). (damri/haluankepri.com)
88 prajurit Batalyon Infanteri (Yonif) Marinir 10/SBY pasukan operasi satgas pam pulau terluar XXVI tahun 2022 berangkat penugasan, Kamis (16/6/2022). (damri/haluankepri.com)

Batam (HK) - Sebanyak 88 prajurit Batalyon Infanteri (Yonif) Marinir 10/Satria Bumi Yudha (SBY) pasukan operasi satgas pam pulau terluar XXVI tahun 2022 berangkat penugasan.

Prosesi pelepasan 88 prajurit Batalyon Yonif Marinir 10/SBY diawali dengan apel pasukan yang dipimpin langsung oleh Komandan Batalyon Infanteri Marinir 10/SBY, Letkol Mar Briand Iwan Prang yang berlangsung di Pelabuhan Batu Ampar, Kota Batam, Kamis (16/6/2022) siang.

Komandan Batalyon Infanteri Marinir 10/SBY, Letkol Mar Briand Iwan Prang mengatakan, 88 orang prajurit Batalyon Infanteri Marinir 10/SBY mendapat amanat serta kepercayaan dari pimpinan untuk berangkat penugasan mengamankan daerah laut di wilayah barat.

"Di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) ini, ada beberapa tempat yang dianggap rawan dan harus diamankan perbatasannya," ujar Danyonif Marinir 10/SBY Letkol Mar Briand Iwan Prang.

Dijelaskan Danyonif, wilayah barat khususnya pulau-pulau yang tidak berpenghuni sesuai tugas diserahkan ke Marinir. Prajurit Batalyon ini akan mengamankan 3 pulau, yakni pulau Berhala, pulau Nipah dan pulau Sekatung.

"Para prajurit sudah dilatih sebelumnya, menjalani pratugas dan diberikan bekal agar dapat menjalankan tugas di tempat terpencil selama kurun waktu 6 hingga 12 bulan dengan target melaksanakan amanat tugas sebaik mungkin," ungkap Danyonif.

Danyonif berpesan, dalam penugasan tersebut diharapkan para prajurit dapat menjaga satuan, keluarga bahkan pribadinya supaya berangkat melaksanakan tugas kembali dengan aman.

"Dengan keamanan itu, kita yakin dapat menopang perjalanan tugas dengan baik. Harapan saya, kita dapat saling mendukung, karena memberangkatkan prajurit sebanyak 88 orang memang terlihat sedikit, tetapi tanggung jawab yang harus dihadapi begitu banyak," terangnya.

Ditambahkannya, untuk keluarga para prajurit saat ditinggal penugasan, tentu akan terus diawasi oleh Batalyon Yonif Marinir 10/SBY selama penugasan berlangsung.

Halaman:

Editor: Feri Heryanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

BP Batam Gelar Diseminasi Gandeng Kemendag RI

Jumat, 5 Agustus 2022 | 19:06 WIB
X