Menara Telekomunikasi yang Menunggak Retribusi Terancam Disegel

- Selasa, 2 Agustus 2022 | 06:35 WIB
(internet)
(internet)

Batam (HK) - Menara telekomunikasi yang menunggak retribusi terancam disegel oleh Pemerintah Kota (Pemko) Batam melalui Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang.

Kepala Pengawasan dan Pengendalian Gedung dan Menara Cipta Karya Batam, Decky menyebut jika perusahaan telekomunikasi menunggak pembayaran retribusi itu bakal disegel oleh Pemerintah Kota Batam.

“Kalau tidak bayar ya kami segel,” ujarnya, Senin, Senin 1 Agustus 2022.

Tahun lalu, target retribusi pengawasan dan pengendalian menara telekomunikasi mencapai Rp9 miliar, namun hanya tercapai Rp4,8 miliar atau 54 persen.

Decky mengungkapkan ada 800 tower telekomunikasi di Batam. Dinas menargetkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari menara telekomunikasi itu sebesar Rp10 miliar.

“Saat ini yang baru masuk triwulan 3 baru Rp3 miliar biasanya mereka akan bayar di akhir tahun,” katanya.

Ia mengatakan, masih banyak perusahaan yang menunggak pembayaran retribusi. Untuk itu, pihaknya bakal memberikan Surat Peringatan (SP) sesuai prosedur.

Ia juga mengimbau supaya seluruh perusahaan telekomunikasi dapat taat membayar retribusi pengawasan menara telekomunikasi yang sudah ditetapkan.

“Semoga seluruh perusahaan telekomunikasi dapat taat membayar retribusi,” katanya. *

Halaman:

Editor: Feri Heryanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

BP Batam Gelar Diseminasi Gandeng Kemendag RI

Jumat, 5 Agustus 2022 | 19:06 WIB
X