Vaksinasi bagi Pekerja Industri untuk Mendukung Jalannya Industri dan Investasi

- Minggu, 18 Juli 2021 | 09:59 WIB
Kepala BP Batam, HM Rudi (tengah) saat meninjau pelaksanaan vaksin covid-19 bagi pekerja di Batam. (istimewa) (Kepala BP Batam, HM Rudi (tengah) saat meninjau pelaksanaan vaksin covid-19 bagi pekerja di Batam. (istimewa))
Kepala BP Batam, HM Rudi (tengah) saat meninjau pelaksanaan vaksin covid-19 bagi pekerja di Batam. (istimewa) (Kepala BP Batam, HM Rudi (tengah) saat meninjau pelaksanaan vaksin covid-19 bagi pekerja di Batam. (istimewa))

Peninjauan ini dimaksud untuk memastikan vaksinasi Covid-19 di Batam berjalan lancar agar dapat menciptakan kekebalan komunitas dari Covid-19.

Program vaksinasi bagi pekerja industri juga mendapat tanggapan positif dari Himpunan Kawasan Industri Kepri. Koordinator Wilayah Batam dan Karimun HKI, Tjaw Hioeng, mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi pimpinan daerah di Kepri dan Batam yang telah memperjuangkan bagi pekerja sehingga dapat dilakukan vaksinasi dengan menggunakan vaksin pemerintah.

Program vaksinasi ini sangat berperan penting dalam peningkatan herd immunity di Kota Batam, yang mana target dari pimpinan daerah pada akhir Juli 2021 dapat tercapai 70%. Ini sangat bagus untuk meningkatkan rasa percaya diri dan rasa aman dari Covid-19.

Dikatakan Tjaw Hioeng, HKI mendukung program vaksinasi tersebut. Bersama Disnaker dan Dinkes, HKI menyampaikan data dari setiap pengelola kawasan industri yang akan melaksanakan vaksinasi di wilayah perusahaan masing-masing.

“Sampai saat ini sudah sekitar 75% dari pekerja industri telah mendapatkan vaksinasi dosis pertama, walaupun kadang-kadang agak sulit menjadwalkan kegiatan ini karena perusahaan sedang kebanjiran order akibat lockdown di beberapa negara pesaing kita,” ujar Tjaw Hioeng.

Tjaw Hioeng juga mengatakan, HKI tetap optimis dan berharap ke depan industri di Batam dan Kepri terus berjalan meski dalam masa pandemi. Harapan ini cukup berdasar melihat data BPS, ekspor dari Kepri maupun Batam cukup bagus dan signifikan, bahkan dalam kurun waktu 5 tahun ke belakang.

“Ini menggambarkan bahwa di masa pandemi Covid-19 ini justru ekspor kita naik. Kepri pada periode Januari sampai dengan Mei 2021 naik sekitar 32.06% dari periode yang sama di tahun 2020. Dan Batam periode pada periode Januari sampai dengan Mei 2021 naik sekitar 18% dari periode sebelumnya. Ini disebabkan banyak negara yang melakukan lockdown sehingga orderan dari sister company mereka di negara-negara tersebut dialihkan ke Batam. Kita juga berterima kasih kepada BP Batam yang terus memantau perusahaan-perusahaan industri agar tetap menjalankan Prokes yang ketat di masa pandemi ini,” pungkas Tjaw Hioeng. (r)

Halaman:

Editor: Feri Heryanto

Tags

Terkini

Banyak Kambing Kurban Mati Saat Tiba di Batam

Selasa, 5 Juli 2022 | 07:44 WIB

Ayam Mutiara Huni Taman Rusa Sekupang

Selasa, 5 Juli 2022 | 07:37 WIB

BP Batam Serahkan SK Pegawai Ke PT BIB

Sabtu, 2 Juli 2022 | 06:55 WIB

Amri Gabung ke Partai Demokrat Kepri

Minggu, 26 Juni 2022 | 17:04 WIB
X