Seluruh Fraksi DPRD Batam Sepakat Perda Ketertiban Umum Dirubah

- Minggu, 18 Juli 2021 | 14:05 WIB
Rapat Paripurna penyampaian pandangan umum fraksi DPRD Kota Batam terkait perubahan Perda nomor 16 tahun 2007 tentang ketertiban umum. (damri/haluankepri.com)
Rapat Paripurna penyampaian pandangan umum fraksi DPRD Kota Batam terkait perubahan Perda nomor 16 tahun 2007 tentang ketertiban umum. (damri/haluankepri.com)

 

Batam (HK) - Seluruh fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam sepakat perubahan Peraturan Daerah (Perda) nomor 16 tahun 2007 tentang ketertiban umum yang diusulkan oleh Pemerintah Kota (Pemko) Batam.

Hal itu berdasarkan penyampaian pandangan umum fraksi DPRD Kota Batam dalam rapat Paripurna yang dipimpin oleh wakil ketua III DPRD Kota Batam, Ahmad Surya pada, Jumat (16/7/2021) siang di ruangan rapat utama gedung DPRD Kota Batam.

Dalam rapat Paripurna yang dilakukan terbatas dan juga secara virtual itu, masing-masing ketua atau juru bicara dari 9 fraksi yang ada menyampaikan padangannya secara bergantian.

Sekretaris fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Batam, Budi Mardiyanto mengatakan, terkait usulan dari Walikota Batam terkait perubahan Perda nomor 16 tahun 2007 tentang ketertiban umum itu perlu dibahas dan ditindak lanjuti untuk mekanisme selanjutnya.

Mengingat usulan semangat dari perubahan Perda itu salah satu pointnya adalah terkait dengan penegakan protokol kesehatan (Prokes) dalam rangka untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kota Batam yang trendnya saat ini terus naik dan sangat mengkhawatirkan.

"Sehingga dalam pengetatan protokol kesehatan dibutuhkan regulasi yang mengikat dan tidak hanya sebatas imbauan semata, tapi juga harus memiliki konsekwensi hukum yang bisa membuat masyarakat taat dan patuh terhadap protokol kesehatan saat beraktifitas di luar rumah," ucap ketua komisi I DPRD Kota Batam itu.

Dikatakan Budi, subtansi utama dari perubahan Perda itu adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar disiplin terhadap protokol kesehatan dan tertib dalam kehidupan bermasyarakat.

Dalam sosialisasinya nanti Pemko Batam harus mampu memberikan edukasi kepada masyarakat terkait bagaimana dampaknya ketika sakit yang akan ditimbulkan ketika masyarakat tidak disiplin terhadap protokol kesehatan.

Halaman:

Editor: Feri Heryanto

Tags

Terkini

BST dan PKH Didistribusikan ke Masyarakat Sagulung

Selasa, 27 Juli 2021 | 12:03 WIB

Tiga Kapolres di Polda Kepri Alih Tugas Jabatan

Selasa, 27 Juli 2021 | 11:06 WIB

Ditpolairud Polda Kepri Tangkap Tiga Kurir Sabu

Sabtu, 24 Juli 2021 | 09:27 WIB

Soko Pakdul Membagikan Paket Sembako

Sabtu, 24 Juli 2021 | 09:17 WIB
X