Anggota DPRD Batam Sarankan Hasil Swab Dari Rumah Sakit Diawasi Ketat

- Kamis, 22 Juli 2021 | 12:10 WIB
Anggota Komisi I DPRD Kota Batam, Utusan Sarumaha. (damri/haluankepri.com) (Anggota Komisi I DPRD Kota Batam, Utusan Sarumaha. (damri/haluankepri.com))
Anggota Komisi I DPRD Kota Batam, Utusan Sarumaha. (damri/haluankepri.com) (Anggota Komisi I DPRD Kota Batam, Utusan Sarumaha. (damri/haluankepri.com))

Batam (HK) - Anggota Komisi I DPRD Kota Batam, Utusan Sarumaha angkat bicara terkait hasil swab yang dilakukan oleh rumah sakit yang ada di Kota Batam.

"Kita ingin memastikan kepercayaan publik terhadap hasil swab," ucap Utusan kepada haluankepri.com, Kamis (22/7/2021).

Menurutnya, hal itu juga bertujuan untuk meminimalisir adanya eror terhadap hasil swab yang dilakukan oleh rumah sakit. Sebab selama ini Pemerintah hanya fokus memberikan anggaran terhadap penanganan Covid-19.

Namun, belum ada untuk memastikan hasil-hasil swab yang dikeluarkan oleh rumah sakit yang mempunyai laboratorium itu adalah absolut 100 persen.

"Banyak keluhan dan komplain dari masyarakat yang kami terima terkait hasil swab itu, awalnya setelah dilakukan pemeriksaan kata pihak rumah sakit tidak Covid-19, namun setelah meninggal dunia dinyatakan positif Covid-19," ujar Utusan.

Maka dari itu, dia akan menyarankan kepada Pemerintah Kota (Pemko) Batam agar membentuk tim khusus untuk melakukan pengawasan yang ketat dari hasil sweb yang dikeluarkan oleh rumah sakit.

Sebab, hingga kini tumbuh dan turunnya kasus covid-19 itu adalah berdasarkan hasil swab yang dilakukan, oleh karenanya harus ada dari tim gugus tugas Covid-19 yang melakukan pengawasannya.

"Harus ada pengawasan yang ketat, terhadap hasil-hasil yang telah diterbitkan rumah sakit. Selama ini kan belum ada terpikirkan, termasuk alat tesnya juga. Sebab banyak kejadian saat diperiksa di klinik A dia positif dan diperiksa di klinik B dia negatif," ungkap ketua Fraksi Hanura DPRD Kota Batam itu.

Lanjutnya, sangat banyak masyarakat yang tidak bisa menerima permasalahan seperti itu, tentunya harus ada salurannya juga untuk menguji akurasi itu disamping dengan adanya upaya untuk meminimalisir mobilitas dan pembatasan kegiatan masyarakat.

Halaman:

Editor: Feri Heryanto

Tags

Terkini

Batam Mulai Lakukan Survei Herd Imunity

Jumat, 22 Oktober 2021 | 09:53 WIB

KNPI Batam Dorong Anak Muda Kuasai Digital

Senin, 18 Oktober 2021 | 09:38 WIB

Golkar Batam Tanam Mangrove di Sungai Bengkong Laut

Senin, 18 Oktober 2021 | 09:33 WIB

80 Persen Pelajar di Batam Sudah Divaksin

Kamis, 14 Oktober 2021 | 19:18 WIB

Disdukcapil Kota Batam Terbitkan 393 Akta Kematian

Kamis, 14 Oktober 2021 | 16:07 WIB

Batam Raih Penghargaan Opini WTP dari Kemenkeu

Senin, 11 Oktober 2021 | 16:15 WIB
X