Polisi Bubarkan Kerumunan yang Diduga Lakukan Ritual di Perumahan Puri Selebriti 3

- Jumat, 23 Juli 2021 | 14:10 WIB
Lokasi kerumunan warga yang diduga melakukan ritual mistis yang dibubarkan polisi di kawasan Perumahan Puri Selebriti 3, Kelurahan Batu Besar, Kecamatan Nongsa pada, Kamis (22/7/2021) malam. (istimewa) (Lokasi kerumunan warga yang diduga melakukan ritual mistis yang dibubarkan polisi di kawasan Perumahan Puri Selebriti 3, Kelurahan Batu Besar, Kecamatan Nongsa pada, Kamis (22/7/2021) malam. (istimewa))
Lokasi kerumunan warga yang diduga melakukan ritual mistis yang dibubarkan polisi di kawasan Perumahan Puri Selebriti 3, Kelurahan Batu Besar, Kecamatan Nongsa pada, Kamis (22/7/2021) malam. (istimewa) (Lokasi kerumunan warga yang diduga melakukan ritual mistis yang dibubarkan polisi di kawasan Perumahan Puri Selebriti 3, Kelurahan Batu Besar, Kecamatan Nongsa pada, Kamis (22/7/2021) malam. (istimewa))

Batam (HK) - Polsek Nongsa membubarkan kerumunan warga yang diduga melakukan ritual mistis di salah satu rumah di Perumahan Puri Selebriti 3, Kelurahan Batu Besar, Kecamatan Nongsa pada, Kamis (22/7/2021) malam.

Dengan modus kegiatan keagamaan dan pengobatan non medis, warga yang diperkirakan berjumlah puluhan orang itu dibubarkan Polsek Nongsa.

Hal ini setelah adanya pengaduan masyarakat yang resah dengan dugaan ritual itu dan menimbulkan kerumunan di kawasan perumahan tersebut.

Menanggapi keluhan warga, Kanit Reskrim Polsek Nongsa Iptu Syofian Rida beserta anggota Opsnal Reskrim Polsek Nongsa, Bhabinkamtibmas Aiptu Markus Depari serta perangkat RT/RW melakukan pembubaran ritual tersebut.

Kapolsek Nongsa AKP I Made Putra melalui Kanit Reskrim Polsek Nongsa, Iptu Syofian Rida mengatakan, menurut keterangan salah seorang warga, pemilik rumah itu kerap melakukan kegiatan ritual mistis sehingga menimbulkan kerumunan.

"Ya, benar kita bubarkan, karena ritual tersebut menimbulkan kerumunan. Kita ketahui saat ini Kota Batam tengah menerapkan PPKM level 4. Jadi kegiatan yang menimbulkan kerumunan ditiadakan sementara waktu," ucap Syofian Rida saat dikonfirmasi awak media.

Dikatakannya, pihaknya baru mengetahui adanya dugaan ritual mistis setelah warga merasa resah dengan kegiatan yang menimbulkan kerumunan di tengah pandemi Covid-19.

Selain dibubarkan, pihaknya juga memberikan imbaun serta edukasi terhadap warga untuk tidak melakukan kegiatan yang menimbul kerumunan.

"Kita bubarkan serta kita berikan edukasi kepada warga agar tidak melakukan kegiatan yang menimbulkan kerumunan lagi, karena sekarang lagi PPKM karena pandemi covid-19," imbuhnya. (dam)

Halaman:

Editor: Feri Heryanto

Tags

Terkini

80 Persen Pelajar di Batam Sudah Divaksin

Kamis, 14 Oktober 2021 | 19:18 WIB

Disdukcapil Kota Batam Terbitkan 393 Akta Kematian

Kamis, 14 Oktober 2021 | 16:07 WIB

Batam Raih Penghargaan Opini WTP dari Kemenkeu

Senin, 11 Oktober 2021 | 16:15 WIB

Terpopuler

X