Kota Batam Butuh 5 Ribu Tenaga Kerja di Perusahaan Galangan Kapal

- Minggu, 20 November 2022 | 12:58 WIB
Ketua DPC IPERINDO Kepri, Ali Ulai. (dedi/haluankepri.com)
Ketua DPC IPERINDO Kepri, Ali Ulai. (dedi/haluankepri.com)

Batam (HK) - Meski pemerintah Kota Batam menggelar bursa kerja beberapa minggu lalu di lapangan SP Plaza, akan tetap untuk mencukupi tenaga kerja seperti di perusahaan galangan kapal khususnya di bidang pengelasan atau welder masih minim.

Hal itu diungkapkan Ikatan Perusahaan Industri Galangan Kapal dan Lepas Pantai Indonesia (IPERINDO) Kepri, Ali Ulai.

"Saat ini, galangan kapal Batam masih butuh tenaga kerja bagian welding. Tukang las mungkin sudah banyak yang pindah ke luar Batam atau pulang kampung saat pandemi lalu. Jadi, kami kewalahan sekarang cari tukang las yang sesuai kompetensi masing-masing,” ujar Ali Ulai, Sabtu (19/11/22) siang.

Ia mengatakan, saat ini IPERINDO yang memiliki 30-an anggota.

"Kita sangat membutuhkan sekitar 5.000 tenaga welding yang sesuai kompetensi masing-masing. Job masih banyak, namun tenaga kerja malah tak ada. Bahkan orderan kapal sudah full sampai tahun 2023 mendatang," ujarnya lagi.

Diketahui, Job Fair Batam yang digelar oleh Pemko Batam beberapa waktu lalu di Sagulung belum mengatasi masalah kekurangan tenaga tukang las tersebut. Pasalnya, ribuan pencaker yang berdesakan umumnya ke bagian operator di perusahaan elektronik dan lainnya.

"Tukang las tak ada sama sekali. Banyak anggota kami yang buka stand (di lokasi job fair), tapi banyak yang tak dapat (tenaga kerja welding),” paparnya menambahkan.

Padahal kata Ali, perusahaan galangan kapal yang masuk dalam anggota IPERINDO banyak menerima job pembuatan kapal tongkang dari perusahaan kelapa sawit, nikel dan batubara. Namun, job ini agak tersendat karena kekurangan tenaga tukang las tersebut. Jadi sangat berpengaruh terhadap orderan nantinya.

"Bagian welder, fitter dan helper itu mulai kurang sekali di Galangan Kapal. Padahal itu yang paling dibutuhkan. Oleh karena itu, sampai tahun 2023 mendatang untuk job pengerjaan kapal masih aman untuk Batam ini,” kata Ali.

Halaman:

Editor: Feri Heryanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Malaysia Siap Investasi Rp 350 Miliar di Batam

Selasa, 6 Desember 2022 | 08:39 WIB

Data Center di KEK Nongsa Siap Beroperasi Tahun 2024

Minggu, 4 Desember 2022 | 13:58 WIB

BP Batam Terima Penghargaan Anugerah Reksa Bandha

Kamis, 24 November 2022 | 06:19 WIB

BP Batam Gelar FGD Sinkronisasi Data Promosi

Senin, 21 November 2022 | 08:50 WIB
X