Pemkab Natuna Terapkan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas

- Rabu, 11 Agustus 2021 | 17:27 WIB
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Natuna, Suherman. (istimewa)
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Natuna, Suherman. (istimewa)

Natuna (HK) - Pemerintah Kabupaten Natuna akan menerapkan kegiatan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) di semua sekolah mulai Jumat, 13 Agustus 2021.

Kegiatan ini digelar berdasarkan Surat Kepututasan Pemerintah Kabupaten Natuna Nomor 420/626/DISDIK.DIKDAS/VIII/2021 perihal Pembelajaran Tatap Muka Terbatas.

Keputusan ini sebagai tindaklanjut atas Surat Keputusan Bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan dan Menteri Dalam Negeri nomor 03/KB/202, nomor 384 TAHUN 2021, nomor HK 01.08/MENKES/4242/2021, nomor 440-717 TAHUN 2021 tentantang panduan penyelenggaraan pembelajaran di masa pandemi virus corona desease 2019 (covid-19).

"Ya betul, keputusan ini sudah kami sampaikan kepada seluruh kepala sekolah, pengelola TK/PAUD, DIKMAS/RA, SD/MI, SMP/MTs dan MA Negeri/Swasta," kata Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Natuna, Suherman di Kantor Bupati Natuna, kemarin

Namun, sesuai namanya, kegiatan belajar ini akan dilaksanakan dengan model terbatas di setiap sekolah. Pembatasan itu akan berlaku pada dua sisi yakni pembatasan jumlah murid dalam satu rombongan belajar (kelas) dan pembatasan jam belajar siswa.

Mengenai jumlah murid, disetiap kelas hanya diperbolehkan maksimal 18 siswa dalam sehari dan satu kelas akan dibagi dalam dua hari belajar. Akan tetapi jika di satu kelas sekolah terdapat murid lebih dari itu maka ship belajar akan ditambah.

Adapun batas waktu belajar pada kegiatan ini ditetapkan bagi TK/PAUD dibatasi selama 4 jam dalam sehari dengan satu jamnya berdurasi 30 menit. Untuk jenjang SD/MI dan Paket A dibatasi selama 5 jam dalam sehari dengan durasi waktu perjam selama 35 menit. Sementara untuk jenjang SMP/MTs dan Paket BMA serta Paket C dibatasi selama 5 jam pelajaran dalam sehari dengan durasi waktu perjam selama 40 menit.

"Detail pelaksanaannya dilaksanaan oleh masing-mesing sekolah, tergantung kondisi di sana," jelas Suherman.

Namun begitu, jika dalam satu sekolah terdapat orang yang terkonfirmasi positif corona maka sekolah yang bersangkutan secara otomatis tidak diperkenakan melakukan belajar tatap muka.

Halaman:

Editor: Feri Heryanto

Tags

Terkini

Soal Isu DBH Migas, Ini Penjelasan BPKAD Natuna

Jumat, 20 Agustus 2021 | 15:31 WIB

Upacara HUT ke-76 RI di Natuna Berlangsung Khidmat

Selasa, 17 Agustus 2021 | 15:40 WIB

Pemkab Natuna Belum Siap Mengurus Jenazah Covid -19.

Kamis, 12 Agustus 2021 | 14:06 WIB

PPKM Level 3 Diterapkan di Natuna Hingga 23 Agustus

Rabu, 11 Agustus 2021 | 17:21 WIB

PPKM di Natuna Berakhir

Kamis, 5 Agustus 2021 | 15:44 WIB

Pemkab Natuna Kembali Memperpanjang Masa PPKM

Selasa, 27 Juli 2021 | 11:21 WIB

Wabup Natuna Dirawat di RSUD Natuna

Minggu, 25 Juli 2021 | 14:22 WIB

PLBN di Natuna akan Tumbuh Jadi Ekonomi Baru

Selasa, 22 Juni 2021 | 14:20 WIB

KIA Berbendera Vietnam Ditangkap di Natuna Utara

Minggu, 16 Mei 2021 | 13:24 WIB

Natuna Berpotensi Jadi KEK Kelautan

Kamis, 22 April 2021 | 20:22 WIB

Lanal Ranai Resmikan Kampung Bahari Nusantara

Senin, 12 April 2021 | 15:10 WIB
X