Angka Covid Turun, PPKM Diperlonggar, Tempat Wisata di Batam Bisa Beroperasi 50%

- Rabu, 25 Agustus 2021 | 11:46 WIB
Kawasan Batam Centre, Batam. (istimewa)
Kawasan Batam Centre, Batam. (istimewa)

Aturan kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Kota Batam, Kepulauan Riau diperlonggar seiring dengan makin menurunnya angka penularan covid-19 di Batam.

Hal itu tertuang dalam Surat Edaran No.47 tahun 2021 tentang PPKM Level Tiga serta Mengoptimalkan Fungsi Penanganan covid-19 di Tingkat Kelurahan untuk Pengendalian Penyebaran COVID-19 di Kota Batam yang ditandatangani Wali Kota Batam Muhammad Rudi, Selasa 24 Agustus 2021.

Beberapa pelonggaran diantaranya terkait dengan warung makan, pedagang kaki lima, lapak jajanan dan sejenisnya. Apabila dalam aturan sebelumnya diizinkan buka hingga pukul 22.00 WIB dan diperkenankan makan di tempat selama 30 menit, maka dalam SE terbaru tidak diatur waktunya.

Kemudian, apabila sebelumnya restoran dan kafe sedang dan besar yang berada di lokasi sendiri maupun di pusat perbelanjaan dilarang melayani makan di tempat, maka kini diperbolehkan dengan pembatasan jam operasional hingga pukul 20.00 WIB dengan kapasitas pengunjung 25 persen, dua orang per meja, serta menerapkan protokol kesehatan lebih ketat.

Pelaksanaan kegiatan pada area publik seperti fasilitas, taman, tempat wisata umum yang sebelumnya ditutup, maka kini diizinkan beroperasi 50 persen dengan menggunakan aplikasi Peduli Lindungi dan protokol kesehatan yang ketat.

Demikian pula pelaksanaan kegiatan seni, budaya dan sosial kemasyarakatan yang dapat menimbulkan keramaian dan kerumunan. Apabila sebelumnya ditutup, maka kini diizinkan beroperasi 50 persen, menggunakan aplikasi Peduli Lindungi dan protokol kesehatan yang ketat.

Kegiatan resepsi pernikahan dan hajatan, yang sebelumnya diperbolehkan 25 persen dari kapasitas, maka kini boleh 50 persen. Namun tetap tidak diperbolehkan makan di tempat.

Masih dalam SE, Wali Kota mengingatkan masyarakat tetap mengenakan masker dengan benar dan konsisten saat melaksanakan di luar rumah, serta tidak diizinkan menggunakan "face shield" tanpa masker.

"Untuk pelaku usaha, restoran, pusat perbelanjaan, transportasi umum yang tidak melaksanakan ketentuan dalam SE dikenakan sanksi administratif sampai dengan penutupan usaha sesuai ketentuan perundang-undangan," demikian SE Wali Kota.

Halaman:

Editor: Feri Heryanto

Tags

Terkini

Kasus Covid-19 di Batam Hanya Tinggal 7 Orang

Senin, 25 Oktober 2021 | 12:11 WIB

Batam Masuk Nominator Anugerah Tangguh Adhiwirasana

Jumat, 22 Oktober 2021 | 19:27 WIB

Batam Mulai Lakukan Survei Herd Imunity

Jumat, 22 Oktober 2021 | 09:53 WIB

KNPI Batam Dorong Anak Muda Kuasai Digital

Senin, 18 Oktober 2021 | 09:38 WIB

Golkar Batam Tanam Mangrove di Sungai Bengkong Laut

Senin, 18 Oktober 2021 | 09:33 WIB

80 Persen Pelajar di Batam Sudah Divaksin

Kamis, 14 Oktober 2021 | 19:18 WIB

Disdukcapil Kota Batam Terbitkan 393 Akta Kematian

Kamis, 14 Oktober 2021 | 16:07 WIB
X