Rekam Hari Kiamat, Ilmuwan Bangun Kotak Hitam!

- Selasa, 11 Januari 2022 | 09:24 WIB
ilustrasi (pikiran-rakyat.com)
ilustrasi (pikiran-rakyat.com)

Para ilmuwan telah melakukan penelitian untuk membangun kotak hitam (black box) monolit untuk merekam penyebab kerusakan bumi dan hari kiamat.

Pemasangan monolit baja itu diperkirakan pada 2022 di pantai barat Tasmania, sebuah pulau sekitar 150 mil (240 kilometer) dari benua Australia.

Melansir dari artikel di Interesting Engineering bahwa monolit akan memiliki konektivitas internet dan merekam semua peristiwa besar tentang perubahan iklim, yang pada tingkat ini, kemungkinan akan menyebabkan malapetaka bagi sebagian besar umat manusia. Ini akan menjadi kotak hitam bumi.

Baca Juga: MotoGP Mandalika, 4.500-an Tiket Sudah Terjual

Bahkan ketika negara-negara berjanji untuk mengurangi emisi karbon mereka ke titik nol bersih pada tahun 2050. Secara keseluruhan, bumi diatur untuk melampaui target iklimnya.

Hal ini bisa saja menyebabkan permukaan laut akan naik dan panen akan gagal. Memberi makan miliaran orang tidak mungkin dan umat manusia memasuki dunia pasca-apokaliptik, di mana keadaaan minyak berlebih, tetapi air menjadi langka.

Jika generasi berikutnya ingin tahu apa yang salah, kotak hitam bumi akan menawarkan sejarah umat manusia dan apa yang dilakukan atau tidak dilakukan untuk mencegah bencana. Monolit dibangun dengan baja setebal hampir tiga inci (7,5 cm) yang dengan mudah dapat bertahan lebih lama.

Namun, di balik eksterior yang tangguh akan ada banyak drive penyimpanan yang merekam aliran data tentang suhu daratan dan laut, tingkat pengasaman laut, konsumsi energi manusia, serta tingkat karbon dioksida.

Baca Juga: Ian Rush Jagokan LIverpool kalahkan Inter Milan di 16 Besar Liga Champions

Halaman:

Editor: Feri Heryanto

Tags

Terkini

Al Noor Mosque, Satu-satunya Masjid di Hanoi

Senin, 16 Mei 2022 | 10:34 WIB

Elon Musk Resmi Beli Twitter Seharga Rp 634 Triliun

Selasa, 26 April 2022 | 14:00 WIB

Mike Tyson Hajar Penumpang Pesawat yang Mabuk

Jumat, 22 April 2022 | 10:51 WIB

Korsel Cabut Hampir Semua Aturan Covid-19

Selasa, 19 April 2022 | 09:15 WIB

Sri Lanka Krisis, Warga Demo di Jalan

Jumat, 15 April 2022 | 14:13 WIB
X