Kabel Bawah Laut Tonga Rusak Akibat Letusan Gunung

- Rabu, 19 Januari 2022 | 15:16 WIB
(pikiran-rakyat.com)
(pikiran-rakyat.com)

Kabel bawah laut utama yang hancur akibat letusan gunung berapi di Tonga membutuhkan waktu setidaknya empat minggu untuk diperbaiki, kata pejabat Selandia Baru.

Kabel terputus selama letusan gunung berapi pada Sabtu 15 Januari 2022, melumpuhkan komunikasi dan memotong pulau Pasifik dari dunia luar.

Letusan itu juga menyebabkan tsunami, yang menyebabkan rumah-rumah hancur dan tiga orang tewas - termasuk seorang warga negara Inggris, demikian dikutip dari BBC, Rabu (19/1/2022).

Baca Juga: JIS Dirancang Multi Fungsi Termasuk untuk Konser

Tim telah bekerja sepanjang waktu untuk mendapatkan pasokan penting ke wilayah tersebut.

"Perusahaan kabel AS SubCom menyarankan akan memakan waktu setidaknya empat minggu untuk memperbaiki koneksi kabel Tonga," menurut sebuah pernyataan dari kementerian luar negeri Selandia Baru pada Rabu (19/1).

Tonga tidak dapat menjalin kontak eksternal sejak letusan dahsyat memutuskan satu-satunya kabel laut bawah laut negara itu di dua tempat.

Baca Juga: Bimtek Penyusunan Laporan Keuangan Tahunan Kemenag Kepri, Sekjen Kemenag RI: Perkuat Analis Laporan

Komunikasi yang minim telah terjadi sejak saat itu. Hanya bisa dilakukan melalui beberapa telepon satelit yang sebagian besar dipegang oleh kedutaan asing di ibu kota Nuku'alofa.

Halaman:

Editor: Feri Heryanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Al Noor Mosque, Satu-satunya Masjid di Hanoi

Senin, 16 Mei 2022 | 10:34 WIB

Elon Musk Resmi Beli Twitter Seharga Rp 634 Triliun

Selasa, 26 April 2022 | 14:00 WIB

Mike Tyson Hajar Penumpang Pesawat yang Mabuk

Jumat, 22 April 2022 | 10:51 WIB

Korsel Cabut Hampir Semua Aturan Covid-19

Selasa, 19 April 2022 | 09:15 WIB

Sri Lanka Krisis, Warga Demo di Jalan

Jumat, 15 April 2022 | 14:13 WIB
X