Siapa Karl Axel Arrhenius Penemu 'Harta Karun' di Lumpur Lapindo?

- Sabtu, 29 Januari 2022 | 15:52 WIB
Karl Axel Arrhenius. (internet)
Karl Axel Arrhenius. (internet)

Rare earth atau kelompok unsur logam tanah jarang ditemukan pertama kali di tahun 1787 oleh seorang letnan angkatan bersenjata Swedia bernama Karl Axel Arrhenius yang mengumpulkan mineral ytteribite dari tambang feldspar dan kuarsa di dekat Desa Ytterby, Swedia.

Dikutip dari USGS Mineral Resource Program, unsur mineral tanah jarang yang ditermukan Karl, berhasil dipisahkan oleh J. Gadoli pada tahun 1794.

Dari hasil temuan itu sejumlah ilmuwan berhasil menemukan unsur lain. Tahun 1804 Klaproth dan timnya berhasil menemukan ceria yang merupakan bentuk oksida dari cerium. Tahun 1828, Belzerius menemukan thoria dari mineral thorit.

Baca Juga: Berikut Menu Percepat Pemulihan dari Covid-19

Tahun 1842 Mosander memisahkan senyawa bernama yttria menjadi tiga macam unsur melalui pengendapan fraksional menggunakan asam oksalat dan hidroksida, unsur-unsur tersebut yttria, terbia, dan erbia. Pada 1878 kemudian Boisbaudran menemukan samarium.

Tahun 1885, Welsbach memisahkan praseodymium dan neodymium yang terdapat pada samarium. Lalu, Boisbaudran tahun 1886 mendapatkan gadolinium dari mineral ytterbia yang diperoleh J.C.G de Marignac tahun 1880. Ytterbia yang diperoleh Marignac, pada tahun 1907 mampu dipisahkan oleh L de Boisbaudran menjadi neoytterium dan lutecium.

Baca Juga: Berikut Jadwal Laga Kedua Timnas Indonesia vs Timor Leste di FIFA Matchday

PT Cleve memisahkan tiga unsur dari erbia dan terbia yang dimiliki Marignac, diperoleh erbium, holminium dan thalium, sementara L de Boisbaudran memperoleh unsur lain dinamai dysporsia.

Temuan berbagai unsur/logam tanah jarang tersebut kini berada di cebakan lumpur Lapindo. Berbagai unsur yang terkandung dalam logam tanaha jarang tersebut kini menjadi incaran dunia sebagai bahan dasar untuk kebutuhan teknologi tinggi baik di bidang militer, luar angkasa hingga kendaraan listrik.*

Halaman:

Editor: Feri Heryanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Gempa Berkekuatan 6 Magnitudo Landa Taiwan

Senin, 20 Juni 2022 | 12:57 WIB

Manusia Cyborg Pertama di Dunia Tutup Usia

Sabtu, 18 Juni 2022 | 15:12 WIB

Turki Resmi Ganti Nama Jadi Turkiye

Jumat, 3 Juni 2022 | 13:18 WIB

Pohon Ini Dipercaya Berusia sekitar 5000 Tahun

Sabtu, 28 Mei 2022 | 14:20 WIB

Lupa Password Laptop, Berikut Solusinya

Kamis, 26 Mei 2022 | 10:11 WIB

Al Noor Mosque, Satu-satunya Masjid di Hanoi

Senin, 16 Mei 2022 | 10:34 WIB
X