Gempa Haiti: Korban Meninggal Dunia Capai 1.297 Orang

- Senin, 16 Agustus 2021 | 06:54 WIB
(pikiran-rakyat.com)
(pikiran-rakyat.com)

Sedikitnya 1.297 orang meninggal dunia dan lebih dari 5.700 terluka pasca gemba hebat M72, yang melanda Haiti Sabtu (14/8). Demikian disampaikan Jerry Chandler, kepala badan perlindungan sipil Haiti. Dan Pemerintah Haiti mengumumkan keadaan darurat setelah gempa tersebut.

Mayoritas korban tewas terjadi di selatan negara itu, di mana 500 orang diketahui telah meninggal. Gempa itu menghancurkan 2.868 rumah dan merusak 5.410 lainnya. Bencana ini juga telah mendorong rumah sakit ke jurang dan memblokir jalan yang akan membawa pasokan vital.

"Kalau soal kebutuhan medis, ini urgensi terbesar kami. Kami sudah mulai mengirimkan obat-obatan dan tenaga medis ke fasilitas yang terdampak," kata Perdana Menteri Ariel Henry.

"Untuk orang-orang yang membutuhkan perawatan khusus yang mendesak, kami telah mengevakuasi sejumlah dari mereka, dan kami akan mengevakuasi beberapa lagi hari ini dan besok,” lanjutnya.

Keadaan darurat berlaku untuk Departemen Barat, Departemen Selatan, Nippes dan Grand'Anse.

Gempa terjadi pada pukul 08.30 WIB. kedalaman sekitar 10 kilometer, dengan pusat gempa sekitar 12 kilometer (7,5 mil) timur laut Saint-Louis-du-Sud di bagian barat daya negara itu. Lokasinya sekitar 60 mil sebelah barat dari bencana gempa berkekuatan 7,0 pada tahun 2010 yang menewaskan sekitar 220.000 hingga 300.000 orang.

Gempa pada Sabtu (14/8) itu jauh lebih tidak merusak daripada yang terjadi pada tahun 2010. Kantor Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan, pada Minggu mengatakan sebuah misi pengintaian PBB ke daerah-daerah yang terkena dampak menemukan "kerusakan yang tidak terlalu signifikan dari yang diperkirakan semula,"

"Kebutuhan kemanusiaan yang paling mendesak diharapkan terkait dengan penyediaan bantuan medis dan air, sanitasi dan kebersihan," ujar organisasi itu.

Amethyste Arcelius, seorang administrator di Rumah Sakit Immaculate Conception di Les Cayes, mengatakan kepada CNN pada Minggu (15/8) bahwa dia mengharapkan gelombang besar korban, termasuk banyak dari daerah luar kota yang tidak dapat melakukan perjalanan pada hari Sabtu, atau yang terlalu takut akan gempa susulan lebih lanjut. untuk mencoba mencari bantuan medis.

Halaman:

Editor: Feri Heryanto

Tags

Terkini

Gempa Berkekuatan 6 Magnitudo Landa Taiwan

Senin, 20 Juni 2022 | 12:57 WIB

Manusia Cyborg Pertama di Dunia Tutup Usia

Sabtu, 18 Juni 2022 | 15:12 WIB

Turki Resmi Ganti Nama Jadi Turkiye

Jumat, 3 Juni 2022 | 13:18 WIB

Pohon Ini Dipercaya Berusia sekitar 5000 Tahun

Sabtu, 28 Mei 2022 | 14:20 WIB

Lupa Password Laptop, Berikut Solusinya

Kamis, 26 Mei 2022 | 10:11 WIB

Al Noor Mosque, Satu-satunya Masjid di Hanoi

Senin, 16 Mei 2022 | 10:34 WIB
X