Tantangan Penyuluh Agama Islam di Natuna di Masa Pandemi

- Senin, 20 September 2021 | 18:13 WIB
Suherman, Penyuluh Agama Islam di Natuna. (istimewa)
Suherman, Penyuluh Agama Islam di Natuna. (istimewa)

Oleh: Suherman, Penyuluh Agama Islam di Kabupaten Natuna

Kabupaten Natuna merupakan salah satu daerah terdepan di Bumi Persada Indonesia ini. Natuna terdiri dari pulau-pulau kecil yang terpisah-pisah yang dihuni oleh mayoritas masyarakat yang beragama Islam.

Karena wilayahnya yang terpisah-pisah tersebut, pemerintah di Kabupaten Natuna, baik Pemerintah Kabupaten Natuna dan khususnya Kementrian Agama Kabupaten Natuna, mengangkat Penyuluh Agama Islam Non PNS. Penyuluh ini bertugas sebagai perpanjangan tangan Kementrian Agama, sebagai ujung tombak yang memberikan penyuluhan di tengah masyarakat agar masyarakat tidak ketinggalan dan mendapat pencerahan dalam pemahaman beragama.

Dalam pelaksanaannya, para Penyuluh diharapkan dapat membentuk kelompok- kelompok pengajian. Paling sedikit dua kelompok pengajian yang wajib dibentuk sebagai sasaran penyuluhan. Ini yang menurut penulis bukanlah tugas yang mudah.

Namun, bagi penulis dengan latar belakang pendidikan SMA/sederajat, yang bermodal tempaan pengalaman, sebagai Penyuluh Agama berusaha sepenuh hati untuk berbuat demi dakwah. Paling tidak menyampaikan hal yang positif, sebagaimana perintah Nabi SAW:
بلغوا عني ولو اية
(Ballighu 'annii walau ayah)
(Sampaikan dariku walau pun satu ayat)

Ini pula yang menjadikan penulis termotivasi sebagai Penyuluh Agama untuk berusaha maksimal di tengah masyarakat.

Dalam kerja di lapangan, penulis senantiasa bermusyawarah dengan tokoh-tokoh agama menanyakan tentang persoalan agama yang belum penulis ketahui. Lalu, banyak membaca literatur apa saja, baik tentang agama maupun literatur tentang sosial kemasyarakatan. Harapannya, agar pelaksanaan penyuluhan berjalan dengan baik, walaupun di sana sini masih banyak kekurangan.

Sebagai Penyuluh, penulis senantiasa berlapang dada apabila mendapat kritikan. Para Penyuluh dituntut untuk senantiasa legowo atau dalam bahasa agamanya: بالحكمه والموعظة الحسسنة yang artinya: "..dengan cara yang baik dan lemah lembut dalam menghadapi masyarakat yang majemuk pola pikirnya".

Apalagi saat ini kita dilanda pandemi. Kabupaten Natuna sempat berada di zona oranye, dengan jumlah yang terpapar covid-19 cukup memprihatinkan. Saat itu, banyak masyarakat yang dibatasi keluar rumah kecuali untuk keperluan penting.

Pandemi covid-19 ini menyebabkan semua kelompok pengajian ditunda sampai ada edaran dari pemerintah kabupaten khususnya Kementrian Agama. Ini menjadi kendala bagi seluruh Penyuluh Agama untuk melakukan pertemuan pengajian.

Bagi Penyuluh Agama kondisi ini menjadi sebuah tantangan yang membuat Penyuluh Agama mengambil alternatif lain. Alternatif yang dimaksud itu adalah dengan memanfaatkan perangkat elektronik sebagai sarana untuk berdakwah.

Alhamdulillah, saat ini semua Penyuluh Agama di Natuna sudah diperbolehkan untuk melakukan penyuluhan dengan tatap muka, tentu dengan tetap menjalankan protokol kesehatan yang ketat.

Bagi seorang Penyuluh Agama seperti penulis, hendaklah senantiasa sigap dan cepat tanggap serta krearif dalam menghadapi segala macam situasi.

Penulis berharap kita semua tidak patah arang dalam menghadapi keadaan seperti ini. Dan senantiasa mencari solusi, agar kita semua selalu bersemangat. Semoga tulisan ini dapat membangkitkan motivasi dan semangat kita semua, khususnya para Penyuluh Agama dimana pun berada.***

Halaman:

Editor: Feri Heryanto

Tags

Terkini

Kemuliaan Seorang Guru

Kamis, 25 November 2021 | 11:02 WIB

Bolehkah Berwudhu di Kamar Mandi?

Jumat, 12 November 2021 | 16:27 WIB

Apa Amalan yang Paling Dicintai Allah SWT?

Rabu, 10 November 2021 | 14:24 WIB

Jangan Tunda Waktu untuk Membayar Utang

Selasa, 9 November 2021 | 11:55 WIB

Hukum Islam Dalam Fiqih Peradaban Modern

Sabtu, 6 November 2021 | 09:41 WIB

Dzikir Pagi dan Petang, Ini Keutamaannya

Kamis, 28 Oktober 2021 | 12:05 WIB

Orang-orang Ini Doanya Mudah Dikabulkan Allah SWT

Rabu, 27 Oktober 2021 | 14:22 WIB

Keajaiban Shodaqoh

Senin, 11 Oktober 2021 | 11:31 WIB

Refleksi Sufistik Canda Rasulullah SAW

Selasa, 5 Oktober 2021 | 14:18 WIB

Doa Agar tak Mengulangi Kemaksiatan

Minggu, 3 Oktober 2021 | 07:46 WIB

Ajari Diri Berbuat Sabar

Senin, 27 September 2021 | 08:15 WIB
X