Minta Kesembuhan untuk Diri Sendiri, Ini Doa-nya

- Selasa, 8 Juni 2021 | 14:15 WIB
ilustrasi (internet)
ilustrasi (internet)

Doa minta kesembuhan untuk diri sendiri wajib diketahui setiap Muslim. Ini sangat berguna ketika diri sedang sakit, jadi bisa langsung diamalkan. Keadaan sakit merupakan bagian dari teguran sekaligus ujian dari Allah Subhanahu wa ta'ala.

Tanpa sakit, manusia sering melupakan nikmat sehat yang diberikan Allah Azza wa jalla sehingga kadang lupa juga menjaga asupan gizi dan kesehatan, bahkan lupa kepada-Nya. Maka, sakit adalah momentum untuk mengingat-Nya dan ada hikmah ampunan Allah dalam ujian.

"Ketika sakit memperbanyak doa dan memohon pertolongan supaya diangkat penyakit oleh Allah Subhanahu wa ta'ala merupakan bagian yang tak terpisahkan dari seorang hamba yang terpuji," jelas Ketua Forum Komunikasi Dai Muda Indonesia (FKDMI) Jakarta Timur, Ustadz Asroni Al Paroya, dilansir Okezone.com.

Berikut doa meminta permohonan supaya segera disembuhkan dan diangkat dari segala penyakit:

اللَّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ أَذْهِبِ الْبَأْسَ اشْفِ أَنْتَ الشَّافِي لَا شَافِيَ إلَّا أَنْتَ شِفَاءً لَا يُغَادِرُ سَقْمًا

Allahumma rabban nasi, adzhibil ba'sa. Isyfi. Antas syafi. La syafiya illa anta syifa'an la yughadiru saqaman

Artinya: "Tuhanku, Tuhan manusia, hilangkanlah penyakit. Berikanlah kesembuhan karena Kau adalah penyembuh. Tiada yang dapat menyembuhkan penyakit kecuali Kau dengan kesembuhan yang tidak menyisakan rasa nyeri." (Lihat Imam An-Nawawi, Al-Adzkar, (Damaskus: Darul Mallah, 1971 M/1391 H), halaman 113)

Selain itu, jelas Ustadz Asroni, disertai dengan amalan-amalan lainnya, seperti Sholat Hajat, Sholat Tahajud, Sholat Dhuha hungga memperbanyak membaca shalawat syifa yang artinya adalah obat:

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ طِبِّ الْقُلُوْبِ وَدَوَائِهَا . وَعَافِيَةِ اْلأَبْدَانِ وَشِفَائِهَا . وَنُوْرِ اْلأَبْصَارِ وَضِيَائِهَا . وَقُوْتِ اْلأَرْوَاحِ وَغِذَائِهَا . وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّمْ .

Allahuma shalli ‘alaa sayyidinaa Muhammadin thibbil quluubi wadawaa-iha wa‘aafiyatil abdaani wasyifaa-ihaa wanuuril ab-shaari wadhiyaa-ihaa waquutil ajsaadi wal arwaahi wa ghidaa-ihaa wa’alaa aalihii washohbihii wasaliim

Artinya: "Ya Allah, limpahkanlah rahmat yang disertai ta’dzim kepada Nabi Muhammad sebagai penyembuh semua hati dan menjadi obatnya, keafiatan badan dan kesembuhannya, cahaya segala penglihatan dan menjadi sinarnya, menjadi makanan jiwa santapannya. Dan semoga terlimpahkan pula shalawat dan salam kepada keluarga dan sahabat beliau."

Wallahu a'lam bishawab.

(sumber: okezone.com)

Editor: fery haluan

Terkini

Islam Tekankan untuk Senantiasa Rendah Hati

Rabu, 8 Desember 2021 | 10:30 WIB

Kemuliaan Seorang Guru

Kamis, 25 November 2021 | 11:02 WIB

Bolehkah Berwudhu di Kamar Mandi?

Jumat, 12 November 2021 | 16:27 WIB

Apa Amalan yang Paling Dicintai Allah SWT?

Rabu, 10 November 2021 | 14:24 WIB

Jangan Tunda Waktu untuk Membayar Utang

Selasa, 9 November 2021 | 11:55 WIB

Hukum Islam Dalam Fiqih Peradaban Modern

Sabtu, 6 November 2021 | 09:41 WIB

Dzikir Pagi dan Petang, Ini Keutamaannya

Kamis, 28 Oktober 2021 | 12:05 WIB

Orang-orang Ini Doanya Mudah Dikabulkan Allah SWT

Rabu, 27 Oktober 2021 | 14:22 WIB

Keajaiban Shodaqoh

Senin, 11 Oktober 2021 | 11:31 WIB

Refleksi Sufistik Canda Rasulullah SAW

Selasa, 5 Oktober 2021 | 14:18 WIB

Doa Agar tak Mengulangi Kemaksiatan

Minggu, 3 Oktober 2021 | 07:46 WIB

Ajari Diri Berbuat Sabar

Senin, 27 September 2021 | 08:15 WIB
X