Mensyukuri Nikmat Oksigen

- Rabu, 14 Juli 2021 | 12:40 WIB
ilustrasi (internet)
ilustrasi (internet)


  • Oleh: Muhbib Abdul Wahab


Pada masa pandemi Covid-19 ini, kebutuhan oksigen untuk para pasien Covid melonjok tajam, sehingga sejumlah rumah sakit mengalami kelangkaan ketersediaan oksigen. Oksigen merupakan kebutuhan asasi hidup manusia. Tanpa oksigen, manusia tidak bisa bernapas dan bisa meninggal.

Marilah kita berintrospeksi diri dan berhitung sejenak. Betapa oksigen gratis yang selama ini disediakan Allah di alam raya ini sungguh bernilai tinggi. Secara ekonomi, harga oksigen itu Rp 25 ribu per liter; sedangkan harga nitrogen adalah Rp 10 ribu per liter.

Manusia memerlukan 2.880 liter oksigen dan 11.376 liter nitrogen per hari. Seandainya harus dibeli, untuk pemenuhan oksigen dan nitrogen, manusia harus mengeluarkan uang sebesar Rp 185 juta per hari per orang.

Jika dikalikan satu bulan saja, maka 30 hari x Rp 185 juta = Rp 5,5 miliar. Seandainya hidupnya mengandalkan oksigen dan nitrogen yang dibeli, bukan yang dinikmati secara gratis dari Allah, dapat dipastikan bahwa orang terkaya di dunia ini tidak akan mampu bertahan lebih dari setahun.

Itulah nikmat paling vital yang dirasakan manusia melalui hidungnya. Sungguh masih banyak nikmat Allah yang lain yang dinikmati melalui mulut, mata, telinga, tangan, kaki, kulit, akal pikiran, hati, dan lainnya. Sayangnya, kata Allah, sangat sedikit di antara hamba-Nya yang pandai bersyukur (QS Saba’ [34]: 13).

Selain sedikit yang bersyukur dan cenderung mendustakan nikmat Allah, manusia dalam Alquran juga dinarasikan sebagai kufur (ingkar) nikmat, zalim, amat bodoh, dan sebagainya. Di dalam surah ar-Rahman, sebanyak 31 kali, Allah bahkan menyebut berulang kali ayat: “Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?” Hanya ayat ini satu-satunya yang diulang sebanyak itu. Hal ini menunjukkan bahwa manusia memang sangat potensial menjadi pengingkar nikmat Allah.

Nikmat oksigen baru dirasakan penuh manfaat dan sangat dibutuhkan ketika mengalami kesulitan napas. Karena itu, sudah semestinya manusia berkesadaran teologis berupa pengakuan autentik terhadap segala nikmat Allah.

“Dan apa saja nikmat yang ada pada kamu, maka dari Allahlah datangnya. Dan apabila kamu ditimpa kemudaratan, maka hanya kepada-Nyalah kamu meminta pertolongan.” (QS an-Nahl [16]: 53)

Budaya bersyukur, termasuk mensyukuri oksigen, merupakan kebaikan. Rasulullah SAW bersabda: “Sungguh mengagumkan urusan Mukmin. Semua urusannya itu baginya merupakan kebaikan. Hal itu bukan untuk seseorang melainkan untuk Mukmin itu sendiri; jika menerima kenikmatan atau kesenangan, dia bersyukur; sehingga kenikmatan itu menjadi kebaikan baginya. Sebaliknya, jika mengalami musibah (bencana), dia bersabar, sehingga bencana itu menjadi kebaikan baginya.” (HR Muslim).

Dr Robert Emmon dari Universitas California yang melakukan penelitian terhadap manfaat syukur secara medis menyimpulkan bahwa para mahasiswa yang membiasakan berterima kasih kepada sesama cenderung bisa merasakan kebahagiaan dan kestabilan emosi mereka, di samping memiliki derajat kesehatan fisik dan psikis yang lebih baik.

Para mahasiswa yang selalu bersyukur lebih optimistis dan lebih dapat menikmati hidupnya, serta imunitas tubuh mereka terhadap penyakit lebih kuat. Bahkan, tidur mereka lebih nyenyak dibandingkan yang tidak membiasakan bersyukur. *

(sumber: republika.co.id)

Editor: fery haluan

Terkini

Tantangan Penyuluh Agama Islam di Natuna di Masa Pandemi

Senin, 20 September 2021 | 18:13 WIB

Melajang Itu Pilihan Atau Keterpaksaan?

Senin, 20 September 2021 | 13:21 WIB

Mengapa Saat Buang Hajat Dilarang Mengobrol dan Nyanyi?

Jumat, 17 September 2021 | 07:34 WIB

Lelah yang Berkah

Kamis, 16 September 2021 | 14:50 WIB

Apa Keutamaan Berwudhu Sebelum Tidur?

Selasa, 14 September 2021 | 10:46 WIB

Bolehkah Berjalan di Depan Orang yang Sedang Sholat?

Selasa, 7 September 2021 | 08:56 WIB

Ini Waktu Terbaik untuk Bersedekah

Senin, 6 September 2021 | 08:49 WIB

Wudhu Merontokan Dosa-dosa

Sabtu, 4 September 2021 | 09:52 WIB

Jangan Pernah Pelit dengan Ilmu

Sabtu, 28 Agustus 2021 | 12:01 WIB

Ini Nasihat Tentang Harta

Sabtu, 28 Agustus 2021 | 08:19 WIB

Pentingnya Memuliakan Tetangga. Ini Penjelasannya

Rabu, 25 Agustus 2021 | 07:33 WIB

Ruginya Orang yang Suka Menunda Amal

Minggu, 22 Agustus 2021 | 08:32 WIB

Kejujuran Kunci Sukses Bisnis Nabi Muhammad SAW

Sabtu, 21 Agustus 2021 | 12:16 WIB
X