Bolehkah Berdoa kepada Allah SWT dengan Bahasa Sehari-hari?

- Kamis, 1 September 2022 | 11:46 WIB
ilustrasi (internet)
ilustrasi (internet)


Umat Islam umumnya mengetahui bahwa berdoa kepada Allah SWT tidak harus menggunakan bahasa Arab. Siapapun dari negara apapun bisa menggunakan bahasanya sendiri.

Berdoa bisa menggunakan bahasa Indonesia, Inggris, Jawa, Sunda dan beragam bahasa lain. Tapi bolehkah berdoa kepada Allah SWT dengan menggunakan bahasa yang tidak formal atau bahasa percakapan sehari-hari? Bahasa percakapan yang biasa digunakan kepada orang tua, teman atau kerabat lain?

Dilansir dari Elbalad, Selasa (30/8/2022), Direktur Departemen Riset Syariah di Lembaga Fatwa Mesir, Dar Ifta Ahmed Mamdouh mengatakan, terkadang sebagian Muslim akan berkomunikasi dengan Allah SWT melalui doanya dalam kondisi sulit. Kondisi di mana ia mengeluhkan kesulitan atau kesedihan yang dialami sehingga tidak menggunakan bahasa Arab atau bahkan tidak menggunakan bahasa baku.

Syekh Mamdouh kemudian menjelaskan, berdoa kepada Allah SWT, mengeluarkan semua keluh kesah di hati, berbicara dengan Allah SWT memang tidak diharuskan dengan bahasa tertentu atau cara tertentu. Hanya saja, setiap perkataan yang diucapkan haruslah dengan kesopanan karena sedang menghadap Tuhan.

"Allah Maha Mendengar, Dekat, Dia mengabulkan doa, dan Dia mendengar doa orang asing yang berbicara dalam bahasa selain bahasa Arab. Sebagaimana Dia mendengar panggilan orang yang berdoa dalam bahasa Arab," katanya.

Dalam Alquran Allah SWT berfirman:

وَقَالَ رَبُّكُمُ ٱدْعُونِىٓ أَسْتَجِبْ لَكُمْ

Artinya: "Dan Tuhanmu berfirman: "Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu," (QS. Al Mukmin: 60).

Menurutnya, tidak masalah berdoa kepada Allah SWT dengan bahasa percakapan sehari-hari. Allah SWT disebutnya sebagai Tuhan yang menguasai memahami, mengetahui hati manusia, sehingga yang terpenting dari doa adalah bahwa perkataan yang terucap adalah murni keluar dari hati seorang hamba.

"Hal yang paling penting untuk dilakukan dalam doa adalah bahwa itu keluar dari hati permohonan, dan bahwa pemohon yakin akan diijabah," ujarnya. *

Halaman:

Editor: Feri Heryanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Menghindari Maksiat Hati

Rabu, 28 September 2022 | 07:29 WIB

Mengapa Allah SWT Melapangkan dan Menyempitkan Rezeki?

Kamis, 22 September 2022 | 08:49 WIB

Perbaharui Perahumu

Rabu, 21 September 2022 | 08:42 WIB

Dua Pesan Imam Nawawi Bagi Mereka yang Mempelajari Ilmu

Minggu, 18 September 2022 | 10:50 WIB

Memelihara Tradisi Ilmiah

Sabtu, 17 September 2022 | 09:13 WIB

Sahkah Berwudhu Menggunakan Botol Spray?

Kamis, 15 September 2022 | 06:53 WIB

Sakaratul Maut

Rabu, 14 September 2022 | 13:39 WIB

Negeri Akhirat untuk yang tidak Menyombongkan Diri

Rabu, 14 September 2022 | 09:33 WIB

Tenang dengan Sholat

Jumat, 9 September 2022 | 09:05 WIB

Sabar dan Doa Kunci Keluar dari Kesulitan Hidup

Jumat, 26 Agustus 2022 | 13:50 WIB

Mengakui Kesalahan

Rabu, 17 Agustus 2022 | 08:21 WIB

Membantu Orang Zalim

Minggu, 14 Agustus 2022 | 09:31 WIB
X