Peran Sosok Ayah dalam Keluarga

- Sabtu, 19 November 2022 | 09:32 WIB
Ishak, S.H, Penyuluh Agama Islam Kabupaten Natuna (istimewa)
Ishak, S.H, Penyuluh Agama Islam Kabupaten Natuna (istimewa)

Oleh: Ishak, S.H., Penyuluh Agama Islam Kabupaten Natuna

Ayah merupakan sosok yang menjalani tugas kepemimpinan dalam rumah tangga. Seorang ayah memiliki peran dan model yang sangat penting bagi kehidupan berumah tangga terutama dalam proses tumbuh dan kembang anak.

Sarah binti Halil dalam karya ilmiahnya memaparkan ragam komunikasi orang tua dengan anak-anaknya yang diabadikan oleh Al-Qur’an. Terdapat 17 kali komunikasi antara orang tua dengan anaknya, komunikasi tersebut tersebar pada sembilan surah Al-Qur’an. Dengan komposisi antara ayah dengan anaknya sebanyak 14 kali, ibu dan anaknya 2 kali, dan kedua orang tua tanpa nama dengan anaknya sekali.

Bisa dipahami jika komunikasi antara ayah dengan anaknya dalam Al-Quran justru lebih banyak daripada ibu dan anaknya. Ini bukanlah sebuah kebetulan belaka karena Al-Qur'an adalah kitab yang isinya sudah diturunkan dengan sempurna dan juga merupakan rujukan bagi kehidupan umat manusia.

Menurut McMunn (2015), sosok ayah tidak hanya dituntut untuk bekerja memenuhi nafkah saja kemudian masa tumbuh dan kembang anak sepenuhnya dilimpahkan kepada ibunya.

Ayah harus memiliki peran yang kuat dalam perkembangan sosial, emosional dan perilaku anak. Beberapa tahun belakangan ini, penemuan para peneliti psikologi menunjukkan bahwa kehilangan peran ayah dalam pendidikan anak memiliki dampak negatif terhadap perkembangan karakter dan kepribadian anak.

Selain itu menurut Kiernan (2005) keberadaan ayah akan menguntungkan bagi anak, meningkatkan perhatian orang tua, dan secara tidak langsung meningkatkan kesejahteraan ibu dengan adanya pembagian tanggung jawab dalam mengasuh anak.

Kehadiran sosok ayah seharusnya bukan hanya secara fisik saja melainkan juga secara psikis. Banyak ditemukan sosok ayah yang hanya ada di rumah tetapi jarang memberi arahan, nasehat, dan berkomunikasi dengan anak sehingga secara tidak langsung ayah tidak akan memiliki figur yang kuat di hati anaknya.

Jika ayah menghadirkan perannya dangan maksimal dalam proses tumbuh kembang anak, maka ayah akan menjadi sosok inspirasi bagi anak dalam menentukan visi hidupnya. ***

Halaman:

Editor: Feri Heryanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pola Distribusi Rezeki

Minggu, 29 Januari 2023 | 10:28 WIB

Berkata Baik atau Diam

Jumat, 27 Januari 2023 | 08:27 WIB

Nasib Malang Tukang Fitnah

Rabu, 25 Januari 2023 | 08:45 WIB

Rezeki dari Allah Tidak Hanya Gaji

Selasa, 24 Januari 2023 | 08:51 WIB

Bagaimana Adab Membaca AlQur'an dari Ponsel?

Kamis, 19 Januari 2023 | 08:42 WIB

Selalu Bertobat

Minggu, 15 Januari 2023 | 14:53 WIB

Semua Ada Waktunya

Jumat, 13 Januari 2023 | 14:30 WIB

Apa Hukumnya Bekerja di Tempat Maksiat?

Rabu, 11 Januari 2023 | 11:00 WIB

Hanya Allah SWT Tempat Segala Keluh Kesah

Kamis, 5 Januari 2023 | 10:59 WIB

Laki-laki dan Perempuan dalam Kekuasaan Khitbah

Minggu, 1 Januari 2023 | 17:40 WIB

Ahli Ilmu yang Beriman

Minggu, 25 Desember 2022 | 08:09 WIB

Malu

Jumat, 23 Desember 2022 | 13:21 WIB

Komunikasi Sufistik

Kamis, 22 Desember 2022 | 13:58 WIB
X