Pakar AlQur'an Jelaskan Kedudukan Seorang Ayah Penjaga Keluarga dari Api Neraka

- Rabu, 4 Januari 2023 | 08:40 WIB
ilustrasi (internet)
ilustrasi (internet)

Islam memberikan kedudukan yang istimewa dan vital untuk ayah dalam keluarga.

“Ayah itu ibarat lokomotif dalam kehidupan berkeluarga. Bersama ibu, ayah akan membina rumah tangga yang sakinah penuh dengan mawaddah warahmah,” kata pengasuh Pesantren Dar al-Qur`an Kebonbaru Arjawinangun Cirebon, KH Dr Ahsin Sakho Muhammad, dilansir republika.co.id, Selasa (3/1/2022).

Menurut dia, yah mempunyai peran yang besar sebagaimana juga ibu. Karena kedua insan ini harus saling bahu membahu dalam menciptakan keluarga yang sakinah mawadah warahmah diridai Allah SWT. Terutama ayah, Allah SWT berfirman:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا قُوا أَنْفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَارًا وَقُودُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ عَلَيْهَا مَلَائِكَةٌ غِلَاظٌ شِدَادٌ لَا يَعْصُونَ اللَّهَ مَا أَمَرَهُمْ وَيَفْعَلُونَ مَا يُؤْمَرُونَ

"Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan," (QS At- Tahrim ayat 6).

Jadi bagaimana supaya agar keluarga kita itu menjalankan kehidupannya sesuai dengan apa yang diridai Allah SWT?

Dia menjelaskan, sebagaimana ayat tadi artinya sebagai orang tua harus menjaga diri dari hal-hal yang tidak baik, yang tidak diridai Allah SWT, jadi orang tua itu harus betul-betul menjaga dirinya terlebih dahulu. Karena kesalehan seorang anak itu tergantung dari pada kesalehan ayahnya atau pun ibunya.

“Makanya agar supaya anak selamat dari siksa neraka, ayahnya terlebih dulu harus menjadi ayah panutan, ayah yang berakhlakul karimah, yang bisa menjalankan kehidupan sehari-hari itu penuh dengan peribadatan kepada Allah SWT,” ujar dia.

Dia mengingatkan, kalau seandainya ayah bisa memberikan contoh kepada anak-anaknya maka Insya Allah anaknya itu akan ikut. Karena secara garis besar anak itu akan meniru apa yang dilakukan oleh ayah dan ibunya. Maka hendaklah seorang ayah itu mengenalkan dirinya sebagai guru.

Halaman:

Editor: Feri Heryanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pola Distribusi Rezeki

Minggu, 29 Januari 2023 | 10:28 WIB

Berkata Baik atau Diam

Jumat, 27 Januari 2023 | 08:27 WIB

Nasib Malang Tukang Fitnah

Rabu, 25 Januari 2023 | 08:45 WIB

Rezeki dari Allah Tidak Hanya Gaji

Selasa, 24 Januari 2023 | 08:51 WIB

Bagaimana Adab Membaca AlQur'an dari Ponsel?

Kamis, 19 Januari 2023 | 08:42 WIB

Selalu Bertobat

Minggu, 15 Januari 2023 | 14:53 WIB

Semua Ada Waktunya

Jumat, 13 Januari 2023 | 14:30 WIB

Apa Hukumnya Bekerja di Tempat Maksiat?

Rabu, 11 Januari 2023 | 11:00 WIB

Hanya Allah SWT Tempat Segala Keluh Kesah

Kamis, 5 Januari 2023 | 10:59 WIB

Laki-laki dan Perempuan dalam Kekuasaan Khitbah

Minggu, 1 Januari 2023 | 17:40 WIB

Ahli Ilmu yang Beriman

Minggu, 25 Desember 2022 | 08:09 WIB

Malu

Jumat, 23 Desember 2022 | 13:21 WIB

Komunikasi Sufistik

Kamis, 22 Desember 2022 | 13:58 WIB
X