Kamtibmas Indonesia Lakukan Gugatan Class Action Kekarantinaan di Pengadilan Negeri Batam

- Selasa, 18 Januari 2022 | 15:16 WIB
Ketua tim penasehat hukum Kamtibmas Indonesia, Sangga Sinambela SH., MH dan didampingi ketua umum Kamtibmas Indonesia, Sutan Erwin Sihombing S.H saat diwawancara awak media. (damri/haluankepri.com)
Ketua tim penasehat hukum Kamtibmas Indonesia, Sangga Sinambela SH., MH dan didampingi ketua umum Kamtibmas Indonesia, Sutan Erwin Sihombing S.H saat diwawancara awak media. (damri/haluankepri.com)

Batam (HK) - Keamanan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) Indonesia Provinsi Kepulauan Riau melakukan gugatan perwakilan kelompok (Class Action) ke Pengadilan Negeri (PN) Batam, yakni dengan nomor perkara: 1/Pdt.G/2022/PN Btm.

Dasar dari gugatan Class Action dilakukan karena adanya dugaan telah terjadi pelanggaran atas prosedur karantina kesehatan terhadap keberadaan kapal dan crew kapal CS Nusantara Explorer di pelabuhan Batam.

Hal tersebut disampaikan oleh ketua tim penasehat hukum Kamtibmas Indonesia, Sangga Sinambela SH., MH dan didampingi ketua umum Kamtibmas Indonesia, Sutan Erwin Sihombing S.H, ketua DPD Kamtibmas Kepri, Meidison Simamora di sekretariat Kamtibmas yang berlokasi di Cahaya Garden Bengkong, Batam, Selasa 18 Januari 2022.

Baca Juga: Temui Plt Bupati Bintan, HNSI Bintan Curhat Soal Pengurusan Pas Kecil Bagi Nelayan

"Kami menduga ada penyalahgunaan atau perbuatan melawan hukum yang dilakukan oleh aparatur pemerintahan, dalam hal ini pihak-pihak yang menjadi tergugat," ucap Sangga.

Dikatakan Sangga, adapun pihak-pihak yang masuk dalam daftar gugatan yakni Satgas (Gugus Tugas) Covid-19 Kepri (tergugat I), Kepala Syahbandar Batam (tergugat II), Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam (tergugat III).

Walikota Batam (tergugat IV), Gubernur Kepulauan Riau (tergugat V) dan PT. Permata Sabuk Nusantara (tergugat VI) dan Kepala Bakamla RI (tergugat VII).

Baca Juga: 27 Pemain Dipanggil Shin Tae-yong untuk Hadapi Timor Leste

Selanjutnya, turut tergugat yakni pimpinan DPRD Batam (turut tergugat I), pimpinan DPRD Provinsi Kepulauan Riau (turut tergugat II), serta HMN Smart Co.Limited (turut tergugat III) sebagai pihak-pihak yang berwenang atas keberadaan dan juga pengawasan terhadap Kapal dan Crew Kapal CS Nusantara Explorer di pelabuhan Batam.

Halaman:

Editor: Feri Heryanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X