Pengiriman 22 PMI Ilegal Tujuan Malaysia Digagalkan, 2 Pelaku Diringkus

- Kamis, 20 Januari 2022 | 19:11 WIB
Konferensi pers kasus penyelundupan PMI ilegal tujuan Malaysia di Mako Ditpolairud Polda Kepri, Kamis, 20 Januari 2022. (damri/haluankepri.com)
Konferensi pers kasus penyelundupan PMI ilegal tujuan Malaysia di Mako Ditpolairud Polda Kepri, Kamis, 20 Januari 2022. (damri/haluankepri.com)

Kemudian katanya, pada Senin 17 Januari 2022, tim kembali mendapatkan informasi bahwa PMI yang berasal dari rumah penampungan milik tersangka inisial R itu telah berangkat dari Pulau Pasai Kecamatan Moro, Kabupaten Karimun menuju Batam.

Yaitu dengan menumpang Speed Boat Pancung. Kemudian Tim berhasil mengamankan 4 orang PMI di Pelabuhan Sagulung Batam.

Baca Juga: Miris! 20 Gajah Mati dengan Perut Penuh Sampah Plastik

Setelah itu tim berhasil mengamankan tersangka inisial R di Dusun Sulit Desa Rawajaya Kecamatan Moro Kabupaten Karimun dan juga berhasil mengamankan 7 orang PMI di Kampung Judah Desa Keban Kecamatan Moro yang diduga melarikan diri pada saat Tim melakukan pemeriksaan di rumah penampungan tersangka inisial I.

“Jadi sebanyak 22 PMI yang akan di berangkatkan tanpa dilengkapi dokumen resmi berhasil diselamatkan. Terdiri dari 11 perempuan dan 11 laki-laki," paparnya.

Lanjutnya, barang bukti yang diamankan adalah 1 unit handphone merk samsung, 1 handphone merk nokia dan 1 unit speedboat tanpa nama bermesin tempel merk yamaha 2 x 200 PK.

Baca Juga: Siapa Sosok Hakim yang Berada di Mobil KPK?

″Terhadap kedua tersangka diterapkan undang-undang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (Pasal 81 dan Pasal 83) dengan ancaman paling lama 10 tahun dan denda paling banyak Rp 15 miliar," pungkasnya. (dam)

Halaman:

Editor: Feri Heryanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Waspada Begal Rekening!

Senin, 20 Juni 2022 | 12:55 WIB

Miris! Sejoli Ini Lakukan Aborsi Berulang Kali

Senin, 13 Juni 2022 | 12:17 WIB

MV Dumai Line 5 Terbakar, 1 ABK Tewas

Kamis, 9 Juni 2022 | 09:41 WIB
X