Mirwansyah Sebut Ada Dugaan Kriminalisasi Pada Perkara Nahkoda Kapal TB BMS 03

- Rabu, 30 Maret 2022 | 10:30 WIB
Mirwansyah, SH, MH, penasehat hukum terdakwa Nahkoda Kapal TB BMS 03.(damri/haluankepri.com)
Mirwansyah, SH, MH, penasehat hukum terdakwa Nahkoda Kapal TB BMS 03.(damri/haluankepri.com)

Batam (HK) - Nahkoda Kapal TB BMS 03 bendera Indonesia GT9, Muhammad yang ditangkap petugas KSOP Batam saat menarik kapal tongkang Macopollo 92 dari Pelabuhan Sungai Pakning Tanjung Buton menuju Batam, kembali menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Negeri (PN) Batam, Selasa 29 Maret 2022.

Sidang lanjutan terhadap terdakwa dengan agenda pemeriksaan saksi dipimpin oleh ketua majelis hakim, Mashuri Effendie didampingi Ferdinaldo dan Edi Sameaputty serta dihadiri penasehat hukum terdakwa, Mirwansyah, SH, MH dari kantor hukum MS LAW FIRM.

Dalam persidangan itu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Desi Sari Dewi menghadirkan dua orang saksi yakni Adi Purnama Rivai dan Dadang, masing-masing PNS KSOP Batam dan KSOP Tanjungpinang.

Baca Juga: Kerangka Manusia Tanpa Identitas di Manggis Gantiang Bukittinggi Berhasil Dikenali

Dalam sidang tersebut, saksi Adi Purnama Rivai mengatakan, kasus yang menjerat terdakwa Muhammad berawal saat Kapal BMS 03 yang di nakodahi terdakwa menarik Kapal Marcopollo 92 dari pelabuhan Sungai Pakning Tanjung Buton, Siak, bersandar di galangan PT Batmitra Sejahtera Tanjunguncang, Kota Batam sekira November 2021 lalu.

Pengungkapan kasus itu berdasarkan informasi yang diterimanya melalui WhatsApp, yang mana Kapal BMS 03 yang dinakodahi terdakwa menarik kapal Marcopollo 92 dari Pelabuhan Sungai Pakning Tanjung Buton, Siak menuju Kota Batam tanpa dilengkapi Surat Persetujuan Berlayar (SPB) yang dikeluarkan pihak Syahbandar.

"Atas informasi itu, kami mendatangi PT Batmitra Sejahtera Tanjunguncang, tempat bersandarnya kapal BMS 03 dan kapal Marcopollo 92 untuk melakukan pemeriksaan kelengkapan dokumen kapal," kata saksi Adi Purnama ketika memberikan keterangan secara virtual dari Kantor Kejari Batam.

Baca Juga: Gubernur Ansar Menerima Kunjungan Duta Besar Amerika Serikat

Setelah dilakukan pemeriksaan, KSOP Batam kemudian menghubungi Agen di Sungai Pakning, Tanjung Buton untuk meminta kelengkapan kedua kapal tersebut.

Halaman:

Editor: Feri Heryanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Waspada Begal Rekening!

Senin, 20 Juni 2022 | 12:55 WIB

Miris! Sejoli Ini Lakukan Aborsi Berulang Kali

Senin, 13 Juni 2022 | 12:17 WIB

MV Dumai Line 5 Terbakar, 1 ABK Tewas

Kamis, 9 Juni 2022 | 09:41 WIB
X