20 Kg Sabu Diamankan di Perairan Jembatan 1 Barelang, Satu Kurir Jaringan Internasional Dibekuk

- Rabu, 30 Maret 2022 | 19:27 WIB
Ungkap kasus tangkapan sabu sebanyak 20.890 gram oleh Direktorat Resnarkoba Polda Kepri. (damri/haluankepri.com)
Ungkap kasus tangkapan sabu sebanyak 20.890 gram oleh Direktorat Resnarkoba Polda Kepri. (damri/haluankepri.com)

Batam (HK) - Sebanyak 20.890 gram narkotika jenis sabu diamankan oleh Tim Opsnal Direktorat Resnarkoba Polda Kepri dan satu orang kurir jaringan internasional berinisial ZL (39) dibekuk di perairan jembatan 1 Barelang, Kota Batam pada, Senin, 21 Maret 2022 lalu.

Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt mengatakan, pengungkapan kasus sabu yang hampir 21 kg tersebut berawal dari Informasi yang didapatkan oleh Tim Opsnal Direktorat Resnarkoba Polda Kepri.

"Tim mendapatkan informasi bahwa ada orang yang membawa narkotika jenis sabu diwilayah perairan jembatan 1 Barelang," ucap Harry didampingi oleh Dir Resnarkoba Polda Kepri, Kombes Pol Ahmad David dan Wadir Resnarkoba Polda Kepri Dasmin Ginting, Rabu, 30 Maret 2022.

Baca Juga: Gubernur Ansar Dianugerahi Sebagai Sahabat Pers Indonesia oleh SMSI

Disampaikan Harry, dengan adanya informasi tersebut, tim melakukan observasi dan dicurigai ada sebuah boat kayu yang membawa narkotika jenis sabu, kemudian dilakukan pengejaran untuk menghentikan boat tersebut.

Dalam pengejaran tim sempat mengeluarkan tembakan peringatan untuk menghentikan dan tersangka, kemudian tersangka melompat dari boat ke dalam laut guna untuk melarikan diri.

"Namun, tersangka berhasil diamankan dan tim mendekati boat tersebut dan melakukan penggeledahan, ditemukan 2 tas, dimana masing-masing tas tersebut berisikan 10 bungkus sabu, total beratnya sebanyak 20.890 gram atau hampir mencapai 21 Kilo gram," ungkapnya.

Baca Juga: Satresnarkoba Polresta Barelang Musnahkan 22,2 Kg Sabu Hasil Tangkap di Pulau Buaya Batam

Dijelaskannya, menurut pengakuan dari tersangka, dia bertransaksi di perairan perbatasan Indonesia-Malaysia, transaksi dilakukan dengan cara ship to ship. Tersangka membawa barang tersebut atas suruhan atau permintaan tersangka lainnya berinisial RS yang saat ini masih didalam pengejaran atau DPO.

Halaman:

Editor: Feri Heryanto

Artikel Terkait

Terkini

Waspada Begal Rekening!

Senin, 20 Juni 2022 | 12:55 WIB

Miris! Sejoli Ini Lakukan Aborsi Berulang Kali

Senin, 13 Juni 2022 | 12:17 WIB

MV Dumai Line 5 Terbakar, 1 ABK Tewas

Kamis, 9 Juni 2022 | 09:41 WIB
X