Dijemput Paksa KPK, Wali Kota Ambon Bantah Tidak Kooperatif

- Sabtu, 14 Mei 2022 | 13:23 WIB
Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy. (internet)
Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy. (internet)

Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy yang kini tengah jadi tersangka kasus suap, dinilai tak kooperatif saat penuhi panggilan KPK.

Alhasil, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) harus menjemput paksa Richard Louhenapessy untuk hadir memenuhi panggilan penyidik.

Dilansir Antara, saat tiba di Gedung KPK, Jumat 13 Mei 2022, Richard menyangkal alias membantah tidak kooperatif untuk hadir memenuhi panggilan tim penyidik KPK.

Baca Juga: Catat! Final Thomas Cup Indonesia vs India Digelar Minggu Siang WIB

Richard mengaku sedang sakit dan menjalani operasi di kaki, sehingga tak memenuhi panggilan penyidik KPK.

"Tidak, tidak, saya operasi kaki nih ya (sembari menunjuk kaki yang diperban)," kata Richard saat tiba di Gedung KPK, Jakarta, dikutip Antara, Sabtu 14 Mei 2022.

Richard diketahui telah tiba di Gedung KPK, Jakarta, pada Jumat 13 Mei 2022 sekitar pukul 18.05 WIB untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Baca Juga: Jadi Tersangka, Wali Kota Ambon Ngaku Sakit ke KPK, Tapi Masih Sempat Jalan-Jalan ke Mall

"Sebagai warga negara yang baik, saya harus memberikan apresiasi dan dukungan kepada penegakan hukum oleh KPK," ujar Richard. *

Halaman:

Editor: Feri Heryanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Dua Pelaku Curanmor di Sei Beduk Batam Diringkus

Minggu, 10 April 2022 | 15:19 WIB
X