Salahgunakan Izin Tinggal, Imigrasi Batam Deportasi WNA Tiongkok

- Sabtu, 25 Juni 2022 | 15:45 WIB
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam, Subki Miuldi didampingi Kasi Intelijen Keimigrasian, H. W Notonegoro dan Kabid Infokim, Tessa Harumdila saat melakukan konferensi pers, Sabtu (25/6/2022). (damri/haluankepri.com)
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam, Subki Miuldi didampingi Kasi Intelijen Keimigrasian, H. W Notonegoro dan Kabid Infokim, Tessa Harumdila saat melakukan konferensi pers, Sabtu (25/6/2022). (damri/haluankepri.com)

Batam (HK) - Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam kembali melakukan deportasi terhadap Warga Negara Asing (WNA) karena melakukan perbuatan pelanggaran hukum Keimigrasian.

Kali ini Imigrasi Batam mendeportasi WNA asal Tiongkok berinisial YXB, dia menyalahgunakan izin tinggal di Kota Batam. Hal itu diketahui berawal dari adanya laporan pengaduan dari masyarakat.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam, Subki Miuldi mengatakan, atas adanya laporan tersebut, pihaknya melalui bidang intelijen dan penindakan keimigrasian merespon dengan melakukan penyelidikan.

Pada Selasa (7/6/2022) pihaknya melakukan pemanggilan terhadap pelaku penyalahgunaan izin tinggal di salah satu perusahaan di Kota Batam, yakni tempat dia bekerja.

"Setelah melakukan penyelidikan dan pemeriksaan dengan bukti yang cukup, maka diambil kesimpulan bahwa YXB dikenakan tindakan administratif keimigrasian, berupa pendetensian di ruang detensi Imigrasi Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam," kata Subki, Sabtu (25/6/2020).

Dijelaskan Subki, WNA tersebut tinggal di Batam sejak 2018 dan dia memiliki izin tinggal untuk bekerja di salah satu perusahaan, namun dalam bekerja dia menyalahgunakan izin tinggalnya, yakni melakukan sejumlah kegiatan lain, seperti berniaga atau bisnis.

"Hari ini kita langsung memberangkatkan YXB dari Bandara Hang Nadim ke bandara Soekarno Hatta disertai juga dengan pencantuman daftar penangkalan masuk ke Indonesia. Besok dari Soekarno Hatta langsung di terbangkan ke negara asalnya," ujar Subki.

Sementara itu, Kasi Intelijen Keimigrasian Kelas I Khusus TPI Batam, H. W Notonegoro menyampaikan, tindak tegas itu dilakukannya sudah sesuai SOP yang berlaku dan juga secara profesional.

"YXB di Batam sejak 2018 memang memiliki izin tinggal untuk bekerja di salah satu perusahaan, namun dia melakukan kegiatan di luar izin yang ada, jadi dia sudah menyalahi peruntukan izin tinggalnya, makanya kita ambil tindakan tegas ini," kata Noto.

Halaman:

Editor: Feri Heryanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bareskrim Sebut Tak Ada Pelecehan di Rumah Sambo

Sabtu, 13 Agustus 2022 | 15:34 WIB

Polri Ungkap Motif Ferdy Sambo Habisi Brigadir J

Jumat, 12 Agustus 2022 | 08:36 WIB

Tiga Rumah Ferdy Sambo Digeledah Timsus

Rabu, 10 Agustus 2022 | 06:35 WIB

Ferdy Sambo Terancam Hukuman Mati

Selasa, 9 Agustus 2022 | 19:54 WIB
X