Pekerja Galangan Tewas Terjatuh di PT Marcopolo

- Rabu, 21 April 2021 | 17:03 WIB
IMG-20210421-WA0012
IMG-20210421-WA0012

Batam (HK) - Kecelakaan kerja yang menewaskan pekerja kembali terjadi di galangan kapal. Kali ini terjadi seperti di lokasi galangan kapal PT Marcopolo Sagulung, pada Senin (19/4/21) sekitar pukul 11.30 WIB kemarin siang.

Korban tersebut ialah Calvin Alfahri (21), seorang karyawan PT LCS (Levian Cahaya Garden) subcont dari PT Marcopolo. Saat kejadian itu, korban langsung dilarikan ke RS Graha Hermine, namun nyawanya tak tertolong.

Informasi yang didapat dari lokasi kejadian, mulanya korban bekerja di dalam kapal corona bersama dengan kawannya, Pandi. Namun, saat mau turun dari kapal korban harus melewati jalur antara kapal dan tangga turun dan pada saat di atas tangga dengan ketinggian 12 meter, korban jatuh dan terhempas ke atas aspal sehingga korban tak sadar diri (pingsan). Dan diduga korban tak memakai safety.

Selain pingsan, korban pun mengalami pendarahan di telinga dan hidung hingga langsung dibawa temannya ke rumah sakit, akan tetapi setelah di rumah sakit graha Hermine, korban meninggal dunia dan atas permintaan keluarga korban diminta untuk di pulangkan ke kampungnya.

"Saat terjatuh, korban langsung tak sadarkan diri. Bahkan dari hidung sama telinganya pendarahan, makanya kami langsung larikan ke RS Graha Hermine, setelah disana korban sudah meninggal dunia," ujarnya Pandi, rekan kerjanya saat itu.

Korban diberangkatkan ke kampungnya pada, Selasa (20/4/21) di Kabupaten Dharmasraya jalan lintas sumatra KM 5 Sikabau Pulau Punjung Dharmasraya yang diiringi oleh temannya satu kerja dan satu kampung bernama Pandi.

Selanjutnya, kejadian baru dilaporkan oleh Natar Gultom, mandor PT LCS ke Polsek Sagulung pada Selasa (20/4/21) sekitar pukul 16.00 Wib sorenya.

"Iya benar begitu kejadian. Tapi kita masih dalam penyelidikan. Kemudian mengumpulkan bukti-bukti serta saksi-saksi dilokasi kejadian," kata Kapolsek Sagulung, AKP Yusriadi Yusuf dengan singkat, Rabu (21/4/21) siangnya. (ded).

Editor: fery haluan

Terkini

X