Pria Ini Peras dan Sebarkan Foto Bugil Mantan Pacarnya di Medsos

- Jumat, 23 April 2021 | 16:00 WIB
IMG-20210423-WA0010
IMG-20210423-WA0010

Batam (HK) - Seorang pria berinisial SF (29) di Kota Batam memeras dan menyebarkan foto-foto bugil mantan pacarnya di media sosial (Medsos).

Subdit IV Ditreskrimum Polda Kepri mengamankan pelaku yang terbukti melakukan tindak pidana pornografi dan Undang-Undang ITE tersebut.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Kepri, Kombes Pol Arie Dharmanto mengatakan, pelaku nekat menyebar luaskan foto-foto bugil sang kekasih lantaran tidak terima diputuskan.

"Tak hanya menyebar luaskan foto sang kekasih, pelaku juga mengancam korban untuk memberikan uang tunai sebesar Rp 50 juta jika tidak mau disebarluaskan foto bugilnya," ucap Arie, Jum'at (23/4/2021).

Dijelaskan Arie, peristiwa itu terjadi pada, Rabu (21/4/2021) lalu, dimana pelaku menghubungi korban (sang pacar) melalui pesan WhatsApp agar segera menemui pelaku di Simpang Melcem Batu Ampar, sambil mengancam korban.

Apabila tidak datang segera maka video porno dan foto-foto bugil korban akan disebarkan ke teman-teman korban.

"Berhubung saat itu sedang hujan deras, maka korban menunggu hujan reda dan langsung menemui pelaku di Simpang Melcem Batu Ampar sekira pukul 15.00 Wib," ujar Arie.

Sekira pukul 16.00 Wib lanjut Arie, korban diberitahu oleh rekannya bahwa dia telah menerima foto-foto bugil korban melalui pesan Messenger Facebook.

Menurut keterangan korban, dia mendapatkan perlakuan seperti itu, sejak Maret 2021 lalu. Pelaku sering mengancam korban akan menyebarkan video porno dan foto-foto bugil korban kepada keluarga dan teman-temannya apabila tidak menuruti kemauan pelaku.

Diantaranya pelaku meminta uang sebesar Rp 50 juta.Namun, karena korban tidak menyanggupinya, maka korban mentransfer uang sebesar Rp 2 juta setiap bulan.

"Padahal sejak berpacaran, kartu ATM milik korban sudah dikuasai oleh pelaku selama kurang lebih 4 tahun," ungkapnya.

Dijelaskannya, selain berhasil mengamankan pelaku, pihaknya juga menyita sejumlah barang bukti diantaranya, satu unit handphone android merk Realme C3 Model RMX1941, satu bundel print out percakapan di media sosial berisi foto-foto bugil korban yang telah disebarluaskan.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 29 UU RI Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi dan/atau Pasal 45 UU RI Nomor 19 Tahun 2016.

"Yakni tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Dengan ancaman pidana penjara paling lama 12 tahun dan atau denda paling banyak Rp 6 miliar," pungkasnya. (dam)

Editor: fery haluan

Terkini

X