Bareskrim Sebut Tak Ada Pelecehan di Rumah Sambo

- Sabtu, 13 Agustus 2022 | 15:34 WIB
Ferdy Sambo dan istrinya, Putri Candrawathi. (internet)
Ferdy Sambo dan istrinya, Putri Candrawathi. (internet)

Kepala Bareskrim Polri Komjen Pol. Agus Andrianto mengindikasikan tidak ada peristiwa pelecehan terhadap Putri Candrawathi, istri Irjen Pol Ferdy Sambo saat Brigadir J ditembak oleh Bharada E di Kompleks Duren Tiga, Jakarta Selatan.

Agus menyebutkan, indikasi ini terungkap dari hasil gelar perkara yang dipimpin langsung olehnya pada Jumat siang di Bareskrim Polri.

"Saat pimpin gelar, berdasarkan paparan Dirtipidum, semua saksi kejadian menyatakan Brigadir Josua almarhum tidak berada di dalam rumah," kata Agus di Jakarta, Jumat.

Jenderal bintang tiga itu menyebutkan, Brigadir J masuk ke dalam tempat kejadian perkara (TKP) rumah dinas di Kompleks Duren Tiga Nomor 46 tersebut setelah dipanggil oleh Ferdy Sambo. "Almarhum J masuk saat dipanggil ke dalam oleh FS," ungkap Agus.

Sebagaimana diketahui, Putri Candrawathi membuat laporan polisi terkait dugaan pelecehan seksual yang dilakukan Brigadir J. Seperti yang disampaikan oleh juru bicara Polri pada Senin (11/7) bahwa tembak-menembak antaranggota terjadi karena pelecehan yang dilakukan Brigadir J terhadap istri pimpinannya.

Saat itu dilaporkan, bahwa Putri teriak dari kamar sehingga membuat ajudan lainnya, termasuk Bharada E dan saksi lainnya yang berada di lantai dua terkejut dan langsung turun menanyakan ada kejadian apa. Di saat itu terjadilah tembak-menembak.

Seiring perkembangan waktu dan hasil penyidikan yang dilakukan Tim Khusus Polri, terbukti hal itu hanya skenario yang dibuat oleh Ferdy Sambo.

Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri telah menggugurkan laporan dugaan pelecehan yang dilaporkan oleh Putri Candrawathi, termasuk laporan dugaan percobaan pembunuhan terhadap Bharada E yang dilaporkan anggotaPolres Metro Jakarta Selatan pada Jumat (8/7).

Mengenai laporan palsu yang dibuat oleh Putri Candrawathi apakah dapat dipidana, Agus berharap semua pihak untuk menunggu perkembangan penyidikan yang dilakukan oleh Tim khusus Polri. "Nanti kami serahkan kepada Timsus keputusannya seperti apa," kata Agus.

Halaman:

Editor: Feri Heryanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Waspadalah! Pinjol Ilegal Teror Korbannya dengan Cara Ini

Minggu, 25 September 2022 | 08:01 WIB

Hakim Agung Sudrajad Dimyati Jadi Tersangka Kasus Suap

Sabtu, 24 September 2022 | 07:46 WIB

Duh Teganya! Bayi Laki-laki Dibuang di Rumah Kontrakan

Jumat, 23 September 2022 | 16:32 WIB

Banding Ferdy Sambo Ditolak, Tetap Dipecat dari Polri

Selasa, 20 September 2022 | 08:40 WIB

Tetangga Bacok Bapak dan Anak di Sagulung

Senin, 5 September 2022 | 17:33 WIB
X