Olahraga di Bulan Puasa, yang Penting Rutin, Bukan Beratnya

- Senin, 11 April 2022 | 13:14 WIB
ilustrasi (internet)
ilustrasi (internet)

DR. Andi Nusawarta, Sp.OT (K) dari Perhimpunan Dokter Spesialis Orthopaedi & Traumatologi Indonesia mengatakan, salah satu hal yang perlu dan penting untuk diperhatikan dalam berolahraga termasuk selama bulan Ramadhan yakni rutinitas bukan beratnya.

"Hal yang perlu dan penting diperhatikan dalam berolahraga adalah rutinitas bukan beratnya, karena olahraga itu harus diatur dan harus dikontrol, jika tidak bisa maka dapat terjadi resiko cedera dan bahkan kematian," kata dia.

Lebih lanjut, menurut Dokter Sport Clinic di Departemen Kesehatan BPP Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) itu olahraga dengan intensitas berat dapat menurunkan imun dan membuat tubuh tidak fit dan bugar.

Baca Juga: Psikologi Puasa

"Dan bahkan dapat meningkatkan risiko cedera maupun gangguan kesehatan lainnya. Paling bagus ringan dan sedang," saran dia.

Untuk mengetahui intensitas olahraga, Anda bisa melakukan tes bicara. Bila Anda sudah terengah berarti Anda sudah melakukan olahraga berat karena sudah berada di puncak latihan.

Anda juga bisa mengukur Heart Rate Maximum (HRM). HRM menunjukkan kurang dari 60 persen HRM termasuk ringan), HRM 60-80 persen tergolong dan diatas 80 persen sudah dikatakan berat.

"Biasanya paling gampang bisa digunakan jam tangan khusus untuk mengetahuinya," kata Andi.

Baca Juga: Siapa yang Akan ke Semifinal Liga Champions 2021-2022?

Halaman:

Editor: Feri Heryanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Makanan Ini Bisa Tangkal Flu

Sabtu, 25 Juni 2022 | 12:05 WIB

Kenapa Ada Orang Merasa Kesepian?

Minggu, 19 Juni 2022 | 07:37 WIB

Pria Homoseksual Rentan Terinfeksi Cacar Monyet

Senin, 6 Juni 2022 | 11:11 WIB

Sakit Kepala? Bumbu Masak Ini Bisa Jadi Obat

Minggu, 22 Mei 2022 | 14:36 WIB
X