Cacar Monyet Dapat Dikategorikan Penyakit Menular Seksual

- Senin, 22 Agustus 2022 | 08:54 WIB
(internet)
(internet)

Penyakit cacar monyet makin mendapat perhatian masyarakat terutama kalangan medis. 

Seorang dokter asal Nigeria, Dimie Ogoina, yang merawat pasien selama wabah cacar monyet pada 2017 di negaranya mengatakan bahwa virus monkeypox sekarang menunjukkan semua tanda-tanda penyakit menular seksual (PMS).

Pernyataan ini diungkapkannya karena semakin banyak kasus di AS yang muncul dan telah dinyatakan sebagai keadaan darurat kesehatan.

Ogoina merupakan dokter yang menangani kasus cacar monyet pertama di Nigeria dalam hampir 40 tahun. Pada 2017, seorang anak laki-laki berusia 11 tahun datang kepadanya dengan ruam seperti cacar air.

Ogoina mengatakan dia belum pernah melihat kasus cacar monyet secara langsung. Dia hanya melihat kasus itu melalui gambar.

Ogoina menemukan kasus cacar monyet pertama yang terdokumentasi pada manusia pada tahun 1970-an di antara anak-anak dari Kongo, Liberia, dan Sierra Leone.
Sebelum itu, para ilmuwan mendeteksi kasus pertama pada monyet di fasilitas hewan di Kopenhagen, Denmark, pada 1958. Dari situlah, penyakit ini mendapatkan nama "cacar monyet".

Namun, pada 2017, Ogoina, seorang profesor kedokteran dan penyakit menular di Niger Delta University memperhatikan bahwa bocah lelaki berusia 11 tahun itu tidak melakukan kontak dengan hewan. Virus itu menyebar di antara keluarganya. Pertama menginfeksi pamannya, kemudian menyebar ke ibu, ayah, dan adik laki-lakinya.

Setelah mengirimkan sampel lesi anak laki-laki itu ke laboratorium di Senegal, Ogoina mengonfirmasikan kecurigaannya, yakni bahwa anak laki-laki itu terjangkit kasus cacar monyet pertama di Nigeria dalam 38 tahun. Wabah pada 2017 itu kemudian tumbuh menjadi 200 kasus yang dikonfirmasi di Nigeria.

Sejak itu, virus cacar monyet berubah dari penyakit langka menjadi endemik di Afrika dengan kasus menyebar terutama di kalangan pria muda, gay, dan biseksual.
Meskipun virus ini bukan endemik di AS, Ogoina mengatakan kepada Fox News bahwa menurut pendapatnya, virus itu menunjukkan tanda-tanda menjadi "PMS yang sudah tak terbantahkan".

Halaman:

Editor: Feri Heryanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Berikut Pemanis Alami yang Menyehatkan

Senin, 26 September 2022 | 08:35 WIB

Pakar: Air Sangat Penting untuk Tubuh

Kamis, 22 September 2022 | 08:43 WIB

WHO Prediksi Fase Pandemi Covid-19 Segera Berakhir

Rabu, 21 September 2022 | 10:36 WIB

Terjangkit Cacar Monyet? Berikut Syarat Isoman

Rabu, 31 Agustus 2022 | 11:13 WIB

Sudah Ada 23 Suspek Cacar Monyet di Indonesia

Sabtu, 27 Agustus 2022 | 11:13 WIB

Dokter Gigi Sangat Dibutuhkan di Indonesia

Sabtu, 20 Agustus 2022 | 16:17 WIB

Benarkah Metode Persalinan Lotus Birth Lebih Efektif?

Senin, 15 Agustus 2022 | 16:06 WIB

Berapa Suhu Terbaik untuk AC?

Minggu, 7 Agustus 2022 | 17:57 WIB
X